<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637</id><updated>2011-08-05T01:56:11.847-07:00</updated><category term='Keadilan'/><category term='Dari Adam as Hingga Isa as'/><category term='Yudas Iskariot'/><category term='Konsep Tuhan'/><category term='NB-K7'/><category term='FB'/><category term='Firman Yesus'/><category term='TASKKA'/><category term='Ushuluddin'/><category term='Friendster Buletin'/><category term='Kitab Mubin'/><category term='DENGAN NAMA ALLAH'/><category term='Murtadha Muthahhari'/><category term='MINHAJUL ABIDIN'/><category term='Imam Mahdi'/><title type='text'>Aku Dan Sesuatu</title><subtitle type='html'>'Rakuz mbawa sseorg ke tmpat mnum, nmun tnpa mberinya ksmpatan utk mnum. rakuz mbuat sseorg mngambil tgggjawab, nmun tak mlaksanaknnya. Kerap org mnum, nmun kkeciwaan yg didpt, karena apa yg d mnumnya tdk mredakan dahaganya. Smakin bsar nilai dari ssuatu yang d dambakn, smakin besar pula duka khilangn ssuatu itu. Keinginn mnumpulkn kemmpuan mengungkap makna atau krakter ssuatu, Porsi yang sudah d ttpkn akn dtg kpd kta, skalipn kita tdk mngejar'</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>47</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-4784985378241552984</id><published>2009-08-05T21:16:00.000-07:00</published><updated>2009-08-05T21:19:43.928-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FB'/><title type='text'>Another Year Closer to His Arrival</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SnpZvQqaEKI/AAAAAAAAAk4/_2WhUoKOigI/s1600-h/tuan-guru.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 109px; height: 133px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SnpZvQqaEKI/AAAAAAAAAk4/_2WhUoKOigI/s320/tuan-guru.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366700574426927266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;M&lt;/span&gt;usim panas akan segera berakhir. Namun sengatan udaranya masih terasa mencekik penduduk kota madinah. Kering sepanjang tahun, dan harga barang-barang yang semakin mahal, menambah penderitaan penduduk kota itu.&lt;br /&gt;Musim memetik kurma tiba. Penduduk Madinah baru hendak bernafas lega, Tiba – tiba Nabi – disebabkan berita dan ancaman pasukan Romawi terhadap kaum Muslimin yang berdomisili di Timur Laut – mengumandangkan jihad dan memerintahkan kaum Muslimin bersiap – siaga.&lt;br /&gt;Penduduk Madinah baru melalui musim kemarau dan ingin menikmati buah – buahan yang segar. Tidak mudah memang, meninggalkan panen dan buah-buahan, terlebih lagi setelah melewati musim kemarau; lalu berjalan ke Syam dalam jarak yang begitu jauh. Orang-orang munafik mempunyai alasan untuk melakukan provokasi. Namun udara panas musim kemarau dan usaha provokasi orang-orang munafik, tidak dapat menghambat kepergian pasukan Islam yang berjumlah 30.000 orang, untuk menghadapi kemungkinan serangan pasukan dari Romawi itu.&lt;br /&gt;Nabi dan sahabat – sahabatnya bergerak melalui padang pasir, dibawah panas terik matahari dan kekurangan kendaraan serta bekal yang dibawa. Hal ini sebenarnya, tidak kurang bahayanya dari ancaman musuh itu sendiri. Di tengah jalan, sebagian yang lemah iman merasa menyesal setibanya di medan. Tidak diduga, tiba – tiba seseorang yang bernama Ka’ab bin Malik pulang.”&lt;br /&gt;“Biarlah, kata Nabi. “Kalau memang kehadirannya akan membawa kebaikan, Allah tentu akan mengembalikannya kepada kalian, dan jika tidak, berarti Allah telah menyelamatkan kalian dari bahayanya.”&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian, sahabat yang lain berkata; “Ya Rasulullah, Mararah bin Rabi’ juga pulang.”&lt;br /&gt;“Biarlah, kalau memang kehadirannya membawa kebaikan, Allah tentu akan mengembalikannya kepada kalian: dan jika tidak, berarti Allah telah menyelamatkan kalian dari bahaya.”&lt;br /&gt;Sejenak kemudian, sahabat berkata lagi, “Ya Rasulullah, Hilal bin Umayyah juga pulang!”&lt;br /&gt;Rasulullah tetap menjawab seperti yang dikatakannya untuk dua orang sebelum ini.&lt;br /&gt;Sementara itu, unta Abu Dzar yang tadinya berangkat bersama – sama dengan rombongan kafilah, tiba – tiba mogok di tengah jalan. Betapapun Abu Dzar berusaha menggerakkan untanya itu, namun hasilnya tetap saja sia – sia. Tiba – tiba sahabat sadar bahwa Abu Dzar ternyata tidak ada. “Ya Rasulullah, Abu Dzar juga tidak ada!” Mereka berteriak.”&lt;br /&gt;Dengan tenang Nabi menjawab: “Biarkanlah! Kalau memang kehadirannya akan membawa kebaikan, Allah tentu akan mengembalikannya kepada kalian, dan jika tidak, berarti Allah telah menyelamatkan kalian dari bahayanya.”&lt;br /&gt;Betapapun Abu Dzar berusaha untuk mendorong untanya agar dapat mengejar kafilah, namun hasilnya masih tetap sia – sia. Akhirnya diambilnya barang – barangnya, dan dia berjalan kaki meninggalkan untanya. Matahari dengan dahsyatnya menyengat kepala Abu Dzar. Dia amat sangat kehausan. Tidak dihiraukannya dirinya lagi. Yang dipikirkannya hanyalah keinginannya untuk segera sampai ke kafilah Nabi dan sahabat – sahabatnya, serta bergabung dengan mereka.&lt;br /&gt;Dengan semangat baja. Abu Dzar terus melangkahkan kakinya menelusuri padang pasir. Entah bagaimana. Tiba – tiba matanya terpandang pada segumpalan awan yang hinggap di suatu sudut langit. Abu Dzar berkesimpulan bahwa hujan baru saja turun, beberapa saat lalu. Dibelokkannya jalannya kea rah itu. Disana dia menjumpai batu besar yang menampung sedikit sisa – sisa hujan. Abu Dzar menghirupnya sedikit, dan tidak meneguknya sampai puas. “Sebaiknya air ini kubawakan untuk Rasulullah, mungkin beliau merasa haus dan tidak mempunyai persediaan air yang cukup, “pikirnya.&lt;br /&gt;Dituangkannya air itu ke dalam qirbah (tempat air) yang dibawanya, lalu dipikulnya bersama – sama barang bawaannya yang lain. Dengan semangat yang tinggi, dia menelusuri tinggi rendahnya padang pasir, hingga dari kejauhan, tampak bayangan hitam pasukan kaum Muslimin. Hatinya semakin bergelora, dan dia memacu jalannya lebih cepat lagi.&lt;br /&gt;Dari jauh pula, salah seorang prajurit Islam melihat bayangan hitam tengah mendekati mereka. “Ya Rasulullah! Seakan – akan ada seseorang yang tengah datang ke arah kita,” katanya kepada Nabi.&lt;br /&gt;“Alangkah baiknya kalau itu Abu Dzar, “ jawab Nabi.&lt;br /&gt;Bayangan tadi bertambah dekat. Tiba – tiba seseorang berteriak: “Demi Allah, dia adalah Abu Dzar.!”&lt;br /&gt;Lalu Nabi berkata: “Semoga Allah ampunkan Abu Dzar. Abu Dzar hidup sendirian, mati sendirian, dan akan dibangkitkan sendirian.”&lt;br /&gt;Nabi menyambut Abu Dzar. Diambilnya pikulan Abu Dzar dari pundaknya, lalu diletakkannya di tanah. Karena terlalu letih dan haus, Abu Dzar pun terjatuh tanpa daya.&lt;br /&gt;“Ambilkan air. Beri dia minum, dia sangat haus.”&lt;br /&gt;“ Ya Rasulullah, aku punya air,” sahut Abu Dzar.&lt;br /&gt;“Engkau mempunyai air, tapi kau tidak minum?” Tanya Nabi.&lt;br /&gt;“Betul Ya Rasulullah. Demi Allah, tadi aku melihat batu besar yang menampung air dingin sekadarnya. Setelah kuhirup sedikit, kukatakan kepada diriku: tenggorokan ini tidak akan meneguknya sebelum kekasihku, Muhammad Rasulullah, meneguknya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Murtadha Muthahhari, Kisah Sejuta Hikmah hlm. 164-168, Pustaka Hidayah." Bundel al-Tanwir Yayasan Muthahhari.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-4784985378241552984?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/4784985378241552984/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=4784985378241552984' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/4784985378241552984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/4784985378241552984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/08/another-year-closer-to-his-arrival.html' title='Another Year Closer to His Arrival'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SnpZvQqaEKI/AAAAAAAAAk4/_2WhUoKOigI/s72-c/tuan-guru.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-5498710611283544981</id><published>2009-05-27T13:30:00.000-07:00</published><updated>2009-05-27T13:44:02.400-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsep Tuhan'/><title type='text'>Untaian Bertali</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/Sh2lpmtnu4I/AAAAAAAAAkg/Fugmn0x8I1Q/s1600-h/ZgJ2WWSHsx.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340606867316390786" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/Sh2lpmtnu4I/AAAAAAAAAkg/Fugmn0x8I1Q/s320/ZgJ2WWSHsx.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Aminah, ibunda Nabi Muhammad saw, meriwayatkan,&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;"Ketika aku melihat pedang-pedang di sekelilingku, aku bingung sekali. Aku tidak tahu harus berbuat apa. Aku tahu banyak orang yang menginginkan kematianku. Ketika aku berdiri kebingungan, janin dalam rahimku bergerak, dan aku mendengar sesuatu seperti mengerang. Mendadak sontak datang jeritan dari langit, dan jeritan itu membuat pinsan semua orang. Lelaki dan perempuan berjatuhan tertelungkup, sepertinya mereka mati. Aku layangkan pandanganku ke langit, ke sumber pekikan, dan aku lihat seakan-akan pintu-pintu gerbang langit terbuka, lalu seorang satria muncul sembari membawa sebuah tombak api. Satria berkata,'Kamu tak akan dapat mendekati Utusan Tuhan Maha Besar, sedangkan aku adalah saudaranya, Jibril!' Setelah itu aku merasa lega dan kembali sedar. Aku sedar bahwa putraku, Muhammad, sesungguhnya adalah Utusan Allah. Kemudian semua orang pada pulang ke rumah. Abu Thalib menggandeng tangan Abdullah menuju ke halaman Ka'bah. Di sana mereka saling mengucapkan selamat atas kehormatan dan kemenangan yang dianugerahkan Allah Ta'ala kepada mereka. Yang lainnya tetap tak bergerak. Selama tiga jam mereka berada dalam kondisi seperti ini. Kemudian beransur-ansur mereka bangkit. Mereka kelihatan seperti tengah mabuk."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-5498710611283544981?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/5498710611283544981/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=5498710611283544981' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/5498710611283544981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/5498710611283544981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/05/untaian-bertali.html' title='Untaian Bertali'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/Sh2lpmtnu4I/AAAAAAAAAkg/Fugmn0x8I1Q/s72-c/ZgJ2WWSHsx.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-4358191804888858099</id><published>2009-05-15T14:16:00.000-07:00</published><updated>2009-05-15T14:27:02.980-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DENGAN NAMA ALLAH'/><title type='text'>Tauhid Dan Keadilan</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/Sg3dARBDHjI/AAAAAAAAAdg/6gPvVs984mw/s1600-h/n1258379187_30420765_7239476.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 200px; FLOAT: right; HEIGHT: 150px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336164130141445682" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/Sg3dARBDHjI/AAAAAAAAAdg/6gPvVs984mw/s200/n1258379187_30420765_7239476.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;K&lt;/span&gt;eadilan ilahi merupakan salah satu dari permasalahan yang sangat penting dalam akhidah dan teologi. Keadilan sebagaimana halnya dengan tauhid merupakan salah satu pembahasan sifat Allah. Akan tetapi, karena pentingnya menerima dan meyakini sifat tersebut sehingga memiliki tempat khusus dalam perbahasan akhidah dan teologi Islam. Karena urgensinya, pembahasan tersebut ia menjadi salah satu dari rukun-rukun iman (ushuluddin) yang lima atau rukun-rukun keimanan mazhab (ushulul mazhab) disamping rukun-rukun yang lain seperti tauhid, kenabian, keimamahan, eskatologi (ma’ad, hari akhirat), dan tidak dinafikan lagi bahwa posisi yang penting ini disebabkan oleh beberapa faktor. Di sini kami hanya akan menyebutkan dua faktor yang paling penting:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;1&lt;strong&gt;. Keadilan Ilahi memiliki cakupan yang sangat luas, penerimaan atasnya memiliki peranan yang sangat penting terhadap pandangan kita terhadap Tuhan, dan dengan kata lain teologi Islam bergantung pada keadilan ilahi. Keadilan Ilahi memiliki hubungan yang sangat erat dengan sistem penciptaan alam (takwini) dan hukum-hukum agama (tasyri’i), penerimaan atas konsep keadilan ilahi akan merubah seluruh pandangan hidup kita terhadap dunia, selain itu, keadilan ilahi merupakan salah satu unsur yang sangat penting dalam menetapkan persoalan eskatologi, pahala, siksa, dan azab akhirat, dan pada akhirnya keadilan Ilahi bukanlah hanya persoalan teologi semata dan perbedaan sudut pandang teologis. Keimanan terhadap qadha dan qadar Ilahi, memilik sudut pandang pendidikan dalam perilaku manusia, memberikan semangat untuk menegakkan keadilan, dan memberantas kezaliman dalam kehidupan bermasyarakat dan kemanusian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;2&lt;strong&gt;. Keadilan Ilahi dalam sejarah pemikiran teologi terutama pada abad pertama sejarah Islam sudah menjadi perbincangan dan perdebatan. Para Imam Suci sejak awal sudah menegaskan tentang keadilan Ilahi, sehingga kalimat tersebut menjadi syiar bagi mazhab Syiah Imamiah. Tauhid dan keadilan adalah pandangan pendukung Imam Ali As dan tasybih (penyerupaan Tuhan dengan makhluk-Nya) dan keterpaksaan (jabr, determinasi) adalah pandangan para pendukung Muawiyyah.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teologi Imamiah dan teologi Muktazilah mengikuti jejak para Imam Suci tersebut dalam pandangan tentang keadilan Ilahi dan pada akhirnya terkenal sebagai kelompok ‘Adliyyah yang berseberangan dengan kelompok Asy’ariyyah yang menolak pandangan terhadap keadilah Ilahi, Asy’ariyyah mengingkari defenisi keadilan yang dipahami secara umum. Dalam pandangan mereka, Tuhan bisa saja memasukkan seluruh Mukmin ke dalam neraka dan memasukkan seluruh kafir ke dalam syurga, karena segala perbuatan Tuhan itu adalah keadilan itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pun, dalam masalah ini, sebagaimana halnya pembahasan qadha dan qadar, keterpaksaan dan kehendak bebas, para pemimpim zalim ketika mereka merebut khilafah dengan cara yang tidak sah dan lalu menyandarkan khilafahnya kepada Rasulullah Saw, dan untuk menjaga kepentingan mereka yang tidak sesuai dengan syariat mereka kemudian menolak pandangan keadilan Ilahi untuk membenarkan seluruh perbuatan ketidakadilan dan kedzaliman mereka, oleh karena itu, dalam catatan sejarah pembahasan keadilan Ilahi merupakan faktor yang sangat penting dan mempunyai posisi yang lebih strategis dibanding dengan sifat-sifat Tuhan yang lain. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-4358191804888858099?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/4358191804888858099/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=4358191804888858099' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/4358191804888858099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/4358191804888858099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/05/tauhid-dan-keadilan.html' title='Tauhid Dan Keadilan'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/Sg3dARBDHjI/AAAAAAAAAdg/6gPvVs984mw/s72-c/n1258379187_30420765_7239476.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-7065962802398159645</id><published>2009-05-06T03:36:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T03:44:25.967-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DENGAN NAMA ALLAH'/><title type='text'>Orang-Orang Baik</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SgFpSztXSzI/AAAAAAAAAcc/jYvDOqWc6jU/s1600-h/masjid_negeri.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332659205622418226" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 225px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SgFpSztXSzI/AAAAAAAAAcc/jYvDOqWc6jU/s400/masjid_negeri.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Y&lt;/span&gt;a Tuhanku! Tetapi bumi tak pernah kosong dari orang-orang yang memelihara hujah Allah, baik secara terbuka dan terkenal ataupun, karena takut, tersembunyi, agar hujah dan bukti-bukti Allah tidak disangkal. Berapa banyak mereka dan di manakah mereka? Demi Allah, jumlah mereka sedikit, tetapi mereka besar dalam kehormatan di hadapan Allah. Melalui mereka Allab menjaga hujah-hujah-Nya dan bukti-bukti-Nya sampai mereka mengamanatkannya kepada orang lain seperti mereka sendiri dan menebarkan benihnya di hati orang-orang yang sama dengan mereka. Pengetahuan telah mengantarkan mereka kepada pernahaman yang sesungguhnya dan dengan demikian mereka mengaitkan dirinya dengan semangat keyakinan. Mereka mengentengkan apa yang dianggap sukar oleh orang-orang yang mengentengkan. Mereka sangat mencintai apa yang dianggap aneh oleh orang jahil. Mereka hidup di dunia ini dengan tubuh mereka di sini, tetapi ruh mereka tinggal tinggi di atas. Mereka adalah para khalifah Allah di bumi dan penyeru kepada agama-Nya. Betapa rindu saya akan melihat mereka.-&lt;/span&gt; &lt;strong&gt;AMIRUL MUKMININ AS&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-7065962802398159645?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/7065962802398159645/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=7065962802398159645' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/7065962802398159645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/7065962802398159645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/05/debu-debu-d-jalanan.html' title='Orang-Orang Baik'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SgFpSztXSzI/AAAAAAAAAcc/jYvDOqWc6jU/s72-c/masjid_negeri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-8364429647064995705</id><published>2009-04-20T16:47:00.000-07:00</published><updated>2009-04-20T16:49:31.296-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NB-K7'/><title type='text'>Pancaran Bathil</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Tentang Kaum Munafik&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mereka telah menjadikan setan sebagai majikan atas urusan mereka, dan ia mengambil mereka sebagai mitra.&lt;a title="" style="mso-endnote-id: edn1" href="http://al-shia.org/html/id/books/nahjol-balahgee/khotbah/007.htm#_edn1" name="_ednref1"&gt;[1]&lt;/a&gt; la telah bertelur dan menetaskannya di dada mereka. la menjalar dan merayap dalam pangkuan mereka. la melihat melalui mata mereka, dan berbicara dengan lidah mereka. Secara ini ia memimpin mereka ke perbuatan dosa, dan menghiasi mereka dengan hal-hal kotor sebagai tindakan seseorang yang telah dijadikan mitra oleh setan dalam wilayah kekuasaannya dan berbicara batil melalui lidahnya. •&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-endnote-id: edn1" href="http://al-shia.org/html/id/books/nahjol-balahgee/khotbah/007.htm#_ednref1" name="_edn1"&gt;[1]&lt;/a&gt; Amirul Mukminin mengatakan tentang para munaf'ik (yakni orang-orang yang menentangnya sebelum dan setelah kekhalifahannya), bahwa mereka adalah mitra, penolong dan pendukung setan. la telah bersahabat dengan mereka, membuat tempat tinggalnya pada diri mereka, tinggal dalam dada mereka, bcrtelur dan menetaskan anak-anaknya di situ, sementara anak-anak ini melompat dan bermain-main pada pangkuannya tanpa segan. la maksudkan bahwa gagasan-gagasan jahat setan lahir dari dada mereka dan tumbuh dan berkembang di situ. Tak ada kekangan pada mereka, tak ada pula halangan apa pun. la telah demikian meresap ke dalam darah dan bercampur dengan jiwa mcreka sehingga keduanya bersatu sepenuhnya. Sekarang, mata adalah milik mereka telapi penglihatannya adalah penglihatan setan, lidah adalah milik mereka, tetapi kata-katanya adalah kata-kata setan, sebagaimana telah dikatakan Nabi, "Sesungguhnya iblis merembesi keturunan Adam seperti darah." Yakni, sebagaimana peredaran darah tak berhenti, demikian pula keberlanjutan yang cepat dari gagasan-gagasan jahat iblis. Dan ia menarik mereka kepada kejahatan dalam tidur dan jaga, dalam setiap sikap, bangkit atau duduk. la mewarnai mereka dengan celupannya sehingga perkataan dan tindakannya mencerminkan perkataan dan perbuatan setan. Orang-orang yang dadanya bersinar dengan kelimpahan iman mencegah gagasan-gagasan jahat seperti itu: tetapi, sebagian orang siap sedia menyambut kejahatan-kejahatan itu, dan inilah orang-orang yang berselubungkan jubah Islam yang selalu mencari-cari hojatan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-8364429647064995705?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/8364429647064995705/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=8364429647064995705' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/8364429647064995705'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/8364429647064995705'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/04/pancaran-bathil.html' title='Pancaran Bathil'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-9031687616593867133</id><published>2009-04-20T01:50:00.000-07:00</published><updated>2009-04-20T02:08:32.667-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DENGAN NAMA ALLAH'/><title type='text'>Kilauan Nur</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/Sew35QieByI/AAAAAAAAAbc/JGpjrVZXeqw/s1600-h/32567744562874l.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326693916104066850" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 300px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/Sew35QieByI/AAAAAAAAAbc/JGpjrVZXeqw/s400/32567744562874l.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;T&lt;/span&gt;entang keluarga (āl) Nabi, Amirul Mukminin mengatakan bahwa tidak ada orang di dunia ini yang setaraf dengan mereka, tak ada pula orang yang dapat dianggap sama dengan mereka dalam kemuliaan, karena dunia ini penuh dibebani tanggung jawab mereka dan hanya mampu mendapatkan rahmat abadi melalui bimbingan mereka. Mereka adalah batu penjuru dan fondasi agama serta pemelihara kehidupannya dan kelanjutannya. Mereka adalah tiang-tiang pengetahuan dan keimanan yang demikian kuat sehingga dapat menyingkirkan arus dahsyat keraguan dan kecurigaan. Mereka begitu menengah di antara jalan berlebihan dan keterbelakangan sehingga barangsiapa pergi mendahului harus kembali, dan yang tertinggal di belakang harus melangkah maju ke jalan tengah itu, supaya tetap berada di jalan Islam. Mereka mempunyai semua keutamaan yang memberikan keunggulan dalam hak kewalian dan imamah, dan tiada orang lain dalam ummah yang mempunyai hak sebagai pelindung dan wali. Itulah sebabnya Nabi me-maklumkan mereka sebagai para wali dan pelanjutnya.&lt;br /&gt;Tentang wasiat dan kewalian, pensyarah ibn Abil Hadid Al-Mu'tazili menulis bahwa tidak mungkin ada keraguan tentang kekhalifahan Amirul Mukminin, tetapi kewalian tak dapat mencakup kekhalifahan dalam pemerintahan, walaupun mazhab Syi'ah menafsirkannya demikian. Kewalian itu bermakna kewalian dalam pengetahuan. Sekarang, sekiranya menurut dia kewalian diartikan kewalian dalam pengetahuan sekalipun, nampaknya ia tidak berhasil dalam mencapai tujuannya, karena sekalipun dengan penafsiarannya itu, hak untuk menggantikan Nabi tidak berpindah pada seseorang mana pun lainnya. Bilamana disepakati bahwa penge&amp;shy;tahuan adalah syarat yang paling hakiki bagi kekhalifahan, karena fungsi ter-penting dari khalifah Nabi ialah pelaksanaan keadilan, penyelesaian masalah hukum-hukum agama, menjelaskan hal-hal yang rumit, dan melaksanakan hukum-hukum agama. Apabila tugas-tugas ini dilepaskan dari khalifah Nabi maka ke-dudukannya akan merosot menjadi pemerintahan duniawi. la tak dapat dipandang sebagai pusat wewenang keagamaan. Oleh karena itu kita harus memisahkan wewenang pemerintahan dari kekhalifahan Nabi, atau menerima kewalian penge&amp;shy;tahuan Nabi untuk kesesuaian dengan kedudukan itu.&lt;br /&gt;Interpretasi Ibn Abil Hadid dapat diterima, apabila Amirul Mukminin hanya mengucapkan kalimat ini saja. Tetapi, mengingat bahwa hal itu diucapkan segera setelah pengakuan terhadap Ali sebagai Khalifah, dan baru sesudah itu ada kalimat &lt;span style="font-size:130%;color:#ff6600;"&gt;"hak itu telah kembali kepada pemiliknya"&lt;/span&gt;, penafsirannya ini nampak tak beralasan. Malah, wasiat Nabi itu tak dapat berarti wasiat apa pun selain ke&amp;shy;khalifahan, dan kewalian bukan berarti kewalian dalam harta atau pengetahuan, karena bukan tempatnya untuk menyebutnya di sini. Kewalian itu harus berarti kewalian dalam hak kepemimpinan yang datangnya dari Allah; bukan sekadar atas dasar kekeluargaan tetapi atas dasar sifat-sifat kesempurnaan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-9031687616593867133?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/9031687616593867133/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=9031687616593867133' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/9031687616593867133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/9031687616593867133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/04/kilauan-nur.html' title='Kilauan Nur'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/Sew35QieByI/AAAAAAAAAbc/JGpjrVZXeqw/s72-c/32567744562874l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-8352223481497713479</id><published>2009-04-17T23:58:00.000-07:00</published><updated>2009-04-20T02:13:40.689-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kitab Mubin'/><title type='text'>Bisikan naluri</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/Sel7IUekiuI/AAAAAAAAAa8/8ifdKoKunkk/s1600-h/Menumpang_Kasih.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325923417208425186" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/Sel7IUekiuI/AAAAAAAAAa8/8ifdKoKunkk/s200/Menumpang_Kasih.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ulama Islam dari Ahli Sunnah maupun Syi'ah telah menegaskan bahwa Al-Qur'an tidak mengalami pengurangan ataupun penambahan. Untuk membuktikan kebenaran tersebut mereka mengajukan berbagai dalil. Sayangnya, lantaran penukilan sebagian riwayat palsu ke dalam kitab-kitab hadis kedua madzab itu, penafsiran yang keliru dan pemahaman yang salah terhadap sebagian riwayat yang muktabar, sebagian mereka menganggap atau malah meyakini bahwa sebagian ayat Al-Qur'an itu telah ghaib. Namun, selain adanya berbagai bukti sejarah yang akurat atas keutuhan Al-Qur'an dari berbagai perubahan, penambahan atau pengurangan, juga adanya dalil mukjizat yang menafikan ghaibnya sebagian ayat-ayat yang dapat merusak sistem bahasa Al-Qur'an, kita pun dapat membuktikan keutuhannya dari keghaiban satu ayat atau satu surat berdasarkan Al-Qur'an sendiri.&lt;br /&gt;Setelah dapat dibuktikan bahwa seluruh kandungan Al-Qur'an yang ada sekarang ini adalah Kalamullah yang masih otentik, maka seluruh kandungan ayat-ayatnya—yang merupakan dalil wahyu yang paling kuat—pun menjadi bukti. Salah satu kesimpulan yang dapat diambil dari ayat-ayat Al-Qur'an ialah bahwa Allah SWT telah berjanji untuk menjaga kitab suci ini dari berbagai perubahan. Tidak seperti dengan kitab-kitab samawi yang lain; yang penjagaannya dibebankan ke atas umat manusia itu sendiri. Allah berfirman, &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#009900;"&gt;"Sungguh Kami telah menurunkan Adz-Dzikr, dan sung-guh Kami pula yang akan menjaganya."&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;(QS. Al-Hijr: 9)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ayat ini terdiri dari dua kalimat. Kalimat pertama, "Sungguh Kami telah menurunkan Adz-Dzikra", menekankan bahwa Al-Qur'an ini diturunkan oleh Allah SWT, dan di dalam penurunannya tidak mengalami perubahan apapun. Dan, kalimat kedua, "sungguh Kami pula yang akan menjaganya" kata "sungguh" (inna) diulang kembali, dan bentuk kalimatnya (haiat)—yang menunjukkan kontinuitas (istimrar)—menekankan bahwa Allah SWT benar-benar berjanji untuk menjaga Al-Qur'an dari berbagai distorsi (tahrif) sepanjang masa.&lt;br /&gt;Namun begitu, perlu diperhatikan bahwa meskipun ayat ini menunjukkan tidak adanya penambahan pada Al-Qur'an, namun menjadikan ayat ini sebagai dalil untuk menafikan adanya tambahan adalah istidlal dauri (pembuktian berputar-putar tanpa henti), karena bisa juga ayat ini diasumsikan sebagai sebagai tambahan pada Al-Qur'an, maka itu menafikan asumsi tersebut berdasarkan ayat ini tidaklah benar. Karenanya, kita dapat menggugurkan asumsi penambahan itu melalui dalil yang membuktikan kemukjizatan Al-Qur'an. Setelah itu barulah kita dapat menggunakan ayat ini untuk membuktikan keutuhan Al-Qur'an dari hilangnya satu ayat atau satu surat penuh (dengan bentuk yang tidak mengakibatkan rusaknya kemukjizatan struktur bahasanya). Jadi, kita dapat memastikan keutuhan Al-Qur'an dari perubahan; penambahan maupun pengurangan, berdasarkan penjelasan komplikatif dari dalil akal dan dalil wahyu di atas ini.&lt;br /&gt;Akhirnya, kami perlu menekankan bahwa terjaganya Al-Qur'an dari berbagai perubahan tidak berarti bahwa setiap kitab Al-Qur'an yang beredar sekarang ini dianggap terjaga pula sepenuhnya dari kesalahan tulis dan baca, tidak juga berarti bahwa Al-Qur'an tidak mengalami kesalahan penafsiran atau penyelwengan makna, atau ayat-ayat dan surat-suratnya telah disusun sesuai dengan runutan penurunannya. Jadi, maksud dari keterjagaan Al-Qur'an dari berbagai perubahan ialah bahwa kitab suci itu tetap utuh di tengah umat manusia sehingga setiap pencari kebenaran akan dapat menjumpai seluruh ayat-ayatnya seperti saat ia diturunkan, tanpa adanya penambahan atau pengurangan.&lt;br /&gt;Dengan demikian, terjadinya kekurangan atau kesalahan cetak pada sebagian kitab Al-Qur'an, atau terdapat perbedaan cara baca, perbedaan urutan ayat-ayat dan surat-suratnya dengan urutan penurunannya, atau terjadi penyelewengan makna dan penafsiran yang beraneka-ragam, ini semua tidak menafikan terjaganya Al-Qur'an dari penyimpangan dan perubahan yang telah kami jelaskan.[]&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-8352223481497713479?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/8352223481497713479/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=8352223481497713479' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/8352223481497713479'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/8352223481497713479'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/04/bisikan-naluri.html' title='Bisikan naluri'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/Sel7IUekiuI/AAAAAAAAAa8/8ifdKoKunkk/s72-c/Menumpang_Kasih.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-8558090092538532056</id><published>2009-04-06T17:38:00.000-07:00</published><updated>2009-04-06T17:42:49.911-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DENGAN NAMA ALLAH'/><title type='text'>al-Ma'ad itu benar</title><content type='html'>Dari bebarapa dialog dan kritik Al-Qur’an terhadap para pengingkar Ma'ad, dan dari metode jawabannya terhadap dugaan-dugaan mereka, tampak sejumlah keraguan di dalam benak mereka. Berikut ini akan kami paparkan keraguan-keraguan tersebut berikut jawaban-jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Keraguan Mengembalikan yang Telah Tiada&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Telah kami singgung bahwa Al-Qur’an telah memberikan jawaban kepada orang-orang yang menyatakan bahwa bagaimana manusia itu dapat dihidupkan kembali setelah tubuhnya hancur luluh. Inti jawaban Al-Qur’an yaitu bahwa hakikat manusia adalah ruhnya, bukan karena anggota tubuh manusia yang beserpihan di dalam tanah.&lt;br /&gt;Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa motif utama orang-orang kafir dalam mengingkari Ma'ad ialah keraguan yang dalam Filsafat dikenal sebagai "Kemustahilan Mengembalikan yang telah Tiada" (Istihalatu i'adatil ma'dum). Yakni, mereka meyakini bahwa manusia itu adalah tubuh materi ini yang akan hancur setelah kematiannya. Dan jika ia dihidupkan kembali setelah kematian, ini berarti ia adalah manusia yang lain. Maka itu, mengembalikan yang telah tiada merupakan perkara yang mustahil, yang pada dasarnya dan secara substansial tidak akan terjadi.&lt;br /&gt;Jawaban Al-Qur’an atas keraguan ini juga cukup jelas, bahwa hakikat setiap manusia adalah ruhnya. Artinya, Ma'ad itu bukanlah mengembalikan yang telah tiada, akan tetapi kembalinya ruh yang sudah ada.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Keraguan Ketakmungkinan Tubuh Dihidupkan Kembali&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Keraguan pertama itu berkaitan dengan Ma’ad dari sisi kemungkinan terjadinya secara substansial. Adapun keraguan kedua ini berkaitan dengan kemungkinan terjadinya secara nyata. Artinya, sekalipun kembalinya ruh ke tubuh tidak mustahil secara logis dan asumsi kemungkinannya tidak melazimakan kontradiksi, namun kembalinya ruh tersebut secara aktual (bil fi’li) dan kejadian konkretnya tergantung pada potensi tubuh.&lt;br /&gt;Kita melihat bahwa adanya kehidupan itu tergantung kepada syarat-syarat tertentu yang mesti terpenuhi secara bertahap. Misalnya, sperma itu harus menetap di dalam rahim dan keharusan terpenuhinya syarat-syarat yang memadai pertumbuhan dan perkembangannya agar ia menjadi janin yang sempurna secara berangsur sampai menjadi bentuk manusia. Akan tetapi, tubuh yang telah hancur luluh akan kehilangan potensinya untuk hidup kembali.&lt;br /&gt;Jawaban atas keraguan ini ialah bahwa sistem kehidupan di dunia ini bukanlah satu-satunya sistem yang mungkin. Dan syarat-syarat yang kita ketahui melalui eksperimen bukanlah sebab-sebab yang terbatas (hanya itu saja). Buktinya adalah kejadian sebagian fenomena yang luar biasa di dalam kehidupan ini, seperti menghidupkan sebagian binatang atau manusia. Jawaban seperti ini dapat dirujuk ke beberapa fenomena luar biasa yang tersebut di dalam Al-Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Keraguan terhadap Kemampuan Pelaku&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Keraguan ketiga ialah bahwa di samping adanya kemungkinan secara substansial (imkan dzati) dan potensi objek (qobil), kemampuan pelaku merupakan syarat terjadinya setiap fenomena. Masalahnya, bagaimana kita dapat mengetahui bahwa Allah SWT itu memiliki kemampuan untuk menghidupkan kembali orang-orang yang sudah mati?&lt;br /&gt;Keraguan lemah ini biasanya dilontarkan oleh orang-orang yang tidak memahami kekuasaan Allah yang nirbatas. Jawabannya adalah bahwa kekuasaan Allah SWT tidak terbatas dan berurusan dengan segala sesuatu yang mungkin (secara substansial) terjadi, sebagaimana kita perhatikan bahwa Allah telah menciptakan alam semesta yang mahaluas dan begitu mengagumkan ini. Allah SWT berfirman, &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;“Apakah mereka tidak melihat sesungguhnya Allah—yang telah menciptakan langit dan bumi dan tidak merasa lelah dengan menciptakan itu semua—Mahakuasa untuk menghidupkan kembali orang-orang yang sudah mati. Ketahuilah sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.”&lt;/span&gt; (QS. Al-Ahqaf: 33)&lt;br /&gt;Di samping itu, menciptakan sesuatu yang baru tidak lebih sulit dibandingkan menciptakannya pertama kali, dan tidak membutuhkan kemampuan dan kekuasaan yang lebih besar. Bahkan dapat dikatakan bahwa menciptakan untuk yang kedua itu lebih mudah, karena Ma'ad hanyalah mengembalikan ruh yang telah ada. Allah SWT berfirman, &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;“Mereka berkata siapakah yang akan mengembalikan kami?” Katakanlah, 'Ialah yang telah menciptakan kalian pertama kali. Kemudian mereka akan menundukkan kepalanya di hadapanmu.’”&lt;/span&gt; (QS. Al-Isra’: 51)&lt;br /&gt;Di ayat lain, Allah SWT berfirman, &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;“Dialah yang memulai penciptaan kemudian Dia mengembalikannya lagi, dan itu lebih ringan bagi-Nya.”&lt;/span&gt; (QS. Ar-Rum: 27)&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Keraguan terhadap Ilmu Pelaku&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Keraguan keempat ialah ketika Allah SWT hendak menghidupkan kembali manusia dan membalas perbuatan mereka, baik dengan pahala atau pun siksa, maka dari satu sisi Dia harus dapat membedakan antara tubuh-tubuh yang tidak terhitung jumlahnya agar Ia dapat mengembalikan ruh mereka ke tubuhnya masing-masing. Dari sisi lain, Ia pun harus mengingat seluruh perbuatan mereka, yang baik ataupun yang buruk, sehingga Dia memberi balasan pahala atau siksa sesuai dengan haknya masing-masing. Namun, bagaimana mungkin Allah SWT dapat membedakan dan mengidentifikasi jasad-jasad yang telah berubah menjadi tanah itu dan masing-masing bagiannya telah melebur dengan yang lainnya? Dan bagaimana mungkin Dia dapat mengingat secara tepat seluruh perbuatan setiap manusia sepanjang ribuan bahkan jutaan tahun untuk dilakukan perhitungan?&lt;br /&gt;Keraguan ini biasanya dilontarkan oleh mereka yang tidak mengerti ketakterbatasan ilmu Allah SWT. Mereka menimbang ilmu Allah dengan ilmu mereka yang serbakurang dan serbaterbatas.&lt;br /&gt;Jawaban atas keraguan ini ialah bahwa ilmu Allah SWT tidaklah terbatas. Ilmu-Nya meliputi segala sesuatu. Dan, Allah tidak pernah lupa akan segala apapun. Melalui dialog Fir’aun dan Nabi Musa as, Al-Qur’an menegaskan, &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;“Bagaimana mereka yang hidup pada kurun waktu pertama?” Musa menjawab, ‘Sesungguhnya ilmu itu berada pada Tuhanku di dalam satu kitab. Tuhanku tidak sesat dan tidak pernah lupa.’”&lt;/span&gt; (QS.Thaha: 51)&lt;br /&gt;Di ayat lain, Al-Qur’an memberikan jawaban terhadap dua keraguan terakhir sekaligus, &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;"Katakanlah, yang telah menghidupkannya kembali itu adalah yang telah menciptakannya pertama kali dan Dia Mahatahu akan segala ciptaan-Nya."&lt;/span&gt; (QS.Yasin: 79)[]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-8558090092538532056?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/8558090092538532056/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=8558090092538532056' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/8558090092538532056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/8558090092538532056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/04/al-maad-itu-benar.html' title='al-Ma&apos;ad itu benar'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-3393806433183511027</id><published>2009-04-06T17:16:00.000-07:00</published><updated>2009-04-06T17:29:30.979-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Imam Mahdi'/><title type='text'>Ya Abul Qasim</title><content type='html'>Nabi Saw bersabda: "Seandainya bumi tidak tinggal kecuali sehari, pasti Allah akan mengutus seorang lelaki yang namanya seperti namaku, akhlaknya seperti akhlakku, gelarnya Abu Abdillah dan orang-orang akan membaiatnya antara Rukun dan Maqam. Agama Allah akan dikembalikannya seperti semula dan dijadikan untuknya sejumlah penaklukan sampai tidak tinggal di atas permukaan bumi kecuali orang yang mengatakan &lt;span style="color:#33cc00;"&gt;'La Ilaha Illa Allah.' &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Lalu Salman al-Farisi berdiri dan bertanya:"Dari keturunanmu yang mana, ya Rasulullah?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Beliau jawab:"Dari keturunan anakku ini." Lalu beliau memukul pundak al-Husain.&lt;span style="font-size:78%;"&gt;16 &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sebenarnya pandangan yang lebih kuat menurut Ahlussunah dan Syiah gelar beliau adalah Abul Qasim seperti gelar Nabi saw.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;16..Al-Bayan karya asy-Syafi'i, hal. 129.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-3393806433183511027?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/3393806433183511027/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=3393806433183511027' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/3393806433183511027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/3393806433183511027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/04/ya-abul-qasim.html' title='Ya Abul Qasim'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-8244411887212926796</id><published>2009-03-17T12:46:00.000-07:00</published><updated>2009-03-17T12:49:10.103-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DENGAN NAMA ALLAH'/><title type='text'>Emosi Dan Kehidupan</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/Sb_-ldhrJlI/AAAAAAAAAa0/toB5qepwu5w/s1600-h/604082723l.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5314246004854957650" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/Sb_-ldhrJlI/AAAAAAAAAa0/toB5qepwu5w/s200/604082723l.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tidak ada sesuatu yang lebih mengganggu dan menyakitkan jiwa seseorang daripada perasaan bahwa ia hidup di bawah bayang-bayang sebuah kekuasaan absolut yang amat kuat dan mencengkram segala sesuatu dalam kehidupannya, serta mengarahkannya ke mana saja sesuai dengan kehendaknya. Karena, seperti dikatakan orang, kemerdekaan adalah nikmat yang paling mahal harganya, sedangkan perasaan terjajah adalah rasa sakit yang paling memedihkan. Dengan begitu manusia merasa dirinya terinjak-terinjak dan kehendaknya tercabik-cabik oleh kekuatan absolut yang menjajahnya itu. Tak ubahnya seperti seekor domba yang ditarik oleh sang penggembala yang menguasai tidur, makan, hidup dan matinya. Hal ini akan menimbulkan perasaan bagai bara api yang menyala-nyala dalam lubuk hatinya serta rasa sakit yang tak terhingga, menyerupai penderitaan seseorang yang menyerah pasrah dalam cengkraman seekor singa yang garang dan buas, setelah menyadari bahwa tidak ada lagi jalan keselamatan baginya dari cengkeraman kuat yang sepenuhnya mengendalikan dirinya itu.&lt;br /&gt;Sampai sejauh ini kita hanya membayangkan kekuatan yang berkuasa seperti ini dalam diri seorang manusia hebat atau binatang buas saja. Akan tetapi apabila kita membayangkannya sebagai suatu kekuatan gaib yang mahadahsyat yang berkuasa atas diri manusia dan menguasai dirinya dari balik alam gaib yang gelap gulita, maka sudah pasti keadaannya akan menjadi lebih parah lagi. Ketika itu segala impian untuk dapat selamat pasti akan pupus.&lt;br /&gt;Demikianlah awal mula lahirnya pertanyaan yang membingungkan ini di benak setiap manusia, termasuk yang memiliki daya pencerapan yang paling minimum sekalipun. Benarkah segala peristiwa alam ini berjalan sesuai dengan perencanaan yang ketat, yang telah digariskan jauh sebelum terjadinya, tanpa adanya kemungkinan kegagalan atau pengecualian? Maujudkah kekuatan mutlak tersembunyi yang disebut qadha dan qadar (takdir), yang menguasai sepenuhnya segala peristiwa yang terjadi, termasuk manusia dan khasiat-khasiat (karakteristik-karakteristiknya) serta perbuatan-perbuatannya? Ataukah hanya berlawanan sama sekali dengan itu, yakni tidak ada sesuatu yang dapat diartikan sebagai pengaruh-menentukan masa lalu atas masa sekarang dan masa depan; sehingga manusia, sebenarnya, memiliki kebebasannya yang sempurna dalam membentuk segala gerak-lakunya dan menentukan nasibnya? Ataukah ada kemungkinan ketiga di antara kedua kemungkinan tadi, yang menggabungkan kepercayaan kepada takdir, sebagai kekuatan mutlak yang berkuasa atas segenap wujud alam semesta tanpa kecuali, dengan kepercayaan akan wujud alam semesta tanpa kecuali, dengan kepercayaan akan kebebasan manusia dalam segala tindakannya? Dan jika demikian itu keadaannya, bagaimanakah dapat dijelaskan?&lt;br /&gt;Masalah qadha dan qadar (takdir) atau penentuan nasib, termasuk di antara masalah-masalah filosofis yang amat pelik dan rumit yang sejak abad pertama hijriah telah menjadi bahan pembahasan di kalangan para pemikir Muslim disebabkan alasan-alasan yang kami sebutkan kemudian. Berbagai aliran pemikiran (akidah) yang dikemukakan di bidang ini besar sekali peranannya dalam tercetusnya pertikaian serta timbulnya kelompok-kelompok di seluruh dunia Islam, yang selanjutnya menimbulkan dampak yang amat menakjubkan di sepanjang jangka waktu empat belas abad lamanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-8244411887212926796?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/8244411887212926796/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=8244411887212926796' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/8244411887212926796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/8244411887212926796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/03/emosi-dan-kehidupan.html' title='Emosi Dan Kehidupan'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/Sb_-ldhrJlI/AAAAAAAAAa0/toB5qepwu5w/s72-c/604082723l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-1305677541207030328</id><published>2009-03-16T15:31:00.000-07:00</published><updated>2009-03-16T15:35:38.166-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DENGAN NAMA ALLAH'/><title type='text'>Kami orang2 Mukmin!</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/Sb7UBqB14AI/AAAAAAAAAak/ECZyOPALozA/s1600-h/16656968772s.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5313917735270735874" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 150px; CURSOR: hand; HEIGHT: 108px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/Sb7UBqB14AI/AAAAAAAAAak/ECZyOPALozA/s320/16656968772s.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;A&lt;/span&gt;mat banyak hadis sahih mengenai hal ini yang disalurkan melalui Al-'Itrah (keluarga suci Rasulullah SAWW). Inilah sebagian yang diriwayatkan pula oleh para ahli hadis Ahlus-Sunnah melalui saluran-saluran sanad mereka.&lt;br /&gt;Sebagaimana yang tertera pada halaman 96, kitab Ash-Shawa'ig Al-Muhriqah karangan Ibn Hajar, Al-Hafizh Jamaluddin Az-Zarnadi meriwayatkan dari Ibn Abbas r.a.: Ketika Allah SWT menurunkan ayat,&lt;br /&gt;Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu sebaik-baik makhluk. Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah surga 'Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada-Nya. Yang demikian itu adalah balasan bagi orang yang takut kepada Tuhannya. (Al-Bayyinah: 7-8). Rasulullah SAWW berkata kepada Ali r.a.: "Mereka itu adalah kamu dan syi'ah (pendukung-pendukung)-mu. Pada Hari Kiamat kelak, kamu dan mereka akan datang dalam suasana ridha dan diridhai. Sedangkan musuh-musuhmu akan datang dalam keadaan gelisah dan terbelenggu."&lt;br /&gt;Al-Hakim telah pula meriwayatkan dalam kitab Syawahid At-Tanzil, dari Ibn Abbas r.a.: "Ayat ini (Al-Bayyinah : 7-8) diturunkan berkenaan dengan Ahlul-Bayt." Begitu juga Ibn Hajar, pada Pasal I, Bab XI dari Ash-Shawa'iq, telah menggolongkannya dalam ayat-ayat yang diturunkan berkenaan dengan mereka.&lt;br /&gt;Dalam kitabnya, Syawahid At-Tanzil pula, ia (Al-Hakim) telah meriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib: Pada detik-detik terakhir ketika Rasulullah SAWW hendak mengembuskan napasnya yang terakhir, seraya bersandar di dadaku, beliau berkata, "Hai Ali, tidakkah kau dengar firman Allah SWT, Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh itu adalah sebaik-baik makhluk (Al-Bayyinah: 7)? Mereka itu adalah syi'ah (pendukung-pendukung)-mu. Kelak, tempat janji pertemuanku dengan kau dan mereka sekalian adalah telaga Al-Haudh. Mereka akan dipanggil dalam keadaan putih bersih dan bersinar wajah-wajahnya."&lt;br /&gt;Ad-Dailami merawikan, seperti termaktub pada halaman 96, kitab Ash-Shawa'iq Al-Muhriqah, bahwa Rasulullah SAWW pernah bersabda: "Hai Ali, sesungguhnya Allah SWT telah mengampuni engkau, anak-anakmu, keturunanmu, keluargamu, syi'ah (pengikut-pengikut)-mu dan para pencinta syi'ah-mu."&lt;br /&gt;Ath-Thabrani dan banyak ahli hadis lainnya meriwayatkan bahwa pada hari "peristiwa Basrah" dihadapkan kepada Ali r.a. sejumlah emas dan perak (hasil rampasan perang). Ali berkata: "Hai 'kuning dan putih', perdayakanlah orang-orang selain aku. Perdayakan orang-orang Syam jika mereka memperolehmu, kelak!" Ucapannya ini membuat gelisah banyak orang dari pengikutnya. &lt;a title="" style="mso-endnote-id: edn1" href="http://al-shia.org/html/id/books/Isu%20Ihktilaf/08.htm#_edn1" name="_ednref1"&gt;*&lt;/a&gt;) Ketika hal ini disampaikan kepada Ali r.a., ia memanggil mereka dan berkata: "Sesungguhnya kekasihku, Rasulullah SAWW, pernah bersabda: 'Hai Ali, sesungguhnya kamu dan syi'ah (para pengikut)-mu akan menghadap Allah SWT dalam keadaan ridha dan diridhai. Sebaliknya, musuh-musuhmu akan menghadap-Nya dalam keadaan gelisah dan terbelenggu lehemya.' (Ketnudian Ali mengangkat tangannya dan menggenggamkannya di lehernya seolah-olah belenggu yang membuat lehernya tertengadah ke atas).&lt;br /&gt;Ibn Hajar telah menukil hadis ini di halaman 92, dalam Ash-Shawa'iq-nya., seraya mengomentarinya dengan ucapan-ucapan yang amat menggelikan sedemikian hingga membuat seorang ibu yang kematian anaknya tertawa. Kami hanya mengambil apa yang diriwayatkannya dan berpaling dari komentarnya itu.&lt;a title="" style="mso-endnote-id: edn2" href="http://al-shia.org/html/id/books/Isu%20Ihktilaf/08.htm#_edn2" name="_ednref2"&gt;**&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;Ath-Thabrani meriwayatkan, dalam Ash-Shawa'iq, halaman 96, bahwa Rasulullah bersabda kepada Ali: "Empat orang pertama yang memasuki surga adalah aku, engkau, Hasan, Husain, dan kemudian anak keturunan kita di belakang serta syi'ah (pengikut-pengikut) kita di samping kanan dan kiri kita." Ahmad bin Hanbal dalam Manaqib-nya — seperti tercantum dalam Ash-Shawa'iq, halaman 96 — juga telah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAWW bersabda kepada Ali r.a.: "Tidakkah engkau merasa puas bahwasanya engkau dan aku berada di surga, sedangkan Hasan dan Husain serta syi'ah (pendukung-pendukung) kita berada di sisi kanan dan kiri kita."&lt;br /&gt;Al-Hakim merawikan — sebagaimana yang tertera dalam kitab tafsir Majma' Al-Bayan tentang ayat "al-mawaddah fil-qurba" (kasih sayang terhadap sanak keluarga Rasulullah SAWW — Asy-Syura: 23), bahwa Abul-Bahili berkata, Rasulullah SAWW pernah bersabda: "Sesungguhnya Allah SWT telah menciptakan aku dan Ali dari satu pohon. Maka aku adalah pokoknya, Ali cabangnya, Fathimah serbuk sarinya, Al-Hasan dan Al-Husain buahnya dan para syi'ah (pengikut) kita adalah dedaunannya. Oleh sebab itu barangsiapa bergantung pada salah satu dahannya, ia pasti selamat, dan barangsiapa menyimpang darinya akan terjatuh. Meskipun seorang hamba menyembah Allah SWT sepanjang seribu tahun, kemudian seribu tahun lagi sehingga menjadi seperti tempat air dari kulit yang sudah keriput, sementara ia tidak mencintai kita, maka Allah SWT akan mengempaskannya di atas batang hidungnya ke dalam neraka." (Kemudian beliau SAWW membaca firman Allah):&lt;br /&gt;Katakanlah: "Tiada apa pun yang kuminta dari kamu atas seruanku ini selain kasih sayang kepada kerabatku." (Asy-Syura: 23).&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-1305677541207030328?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/1305677541207030328/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=1305677541207030328' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/1305677541207030328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/1305677541207030328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/03/kami-orang2-mukmin.html' title='Kami orang2 Mukmin!'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/Sb7UBqB14AI/AAAAAAAAAak/ECZyOPALozA/s72-c/16656968772s.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-5691576943111659328</id><published>2009-03-03T02:26:00.000-08:00</published><updated>2009-03-03T02:29:26.813-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friendster Buletin'/><title type='text'>Imam untuk seluruh manusia</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/Sa0GaAHBK4I/AAAAAAAAAaE/_SyjPqGk1U0/s1600-h/1_889446654l.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308906579515485058" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 162px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/Sa0GaAHBK4I/AAAAAAAAAaE/_SyjPqGk1U0/s200/1_889446654l.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Setelah menguji kesabaran Nabi Ibrahim dalam menjalani kehidupannya ,seperti hilangnya harta dan istri ( dan beliau berhasil melewati semuanya), Allah swt mengangkatnya sebagai imam dan pemimpin umat manusia. Titah Ilahi yang direkam dalam al-Qur’an berkenaan dengannya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Dan ingatlah, ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya.Allah berfirman, Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia. “ (al-Baqarah: 124)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat “”Aku mengangkatmu”, menunjukkan bahwa pengangkatan seorang imam berada di tangan Allah Swt. Ini sekaligus mengisyaratkan bahwa seorang imam harus mengetahui seluruh ketetapan dan perintah Allah yang harus ditegakkan di muka bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang imam harus mengetahui hasil akhir dari sistem yang dijalankannya. Dia tidak boleh mencari kepentingannya sendiri serta dipengaruhi factor-faktor eksternal (lingkungan, masyarakat, dan sebagainya) dan internal (hawa nafsu) dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga harus memiliki nilai-nilai keitamaan manusiawi dan kesalehan yang paling luhur. Jelas, semua itu takkan dijumpai pada orang-orang kebanyakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang lemah,bodoh, dan tersesat harus mencari bimbingan seorang imam. Namun apa yang akan terjadi jika imam itu sendiri adalah orang bodoh,tersesat, dan tidak memiliki keyakinan, angkuh, penakut, atau kikir?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk alasan inilah kepatuhan orang-orang terhadap imam yang dapat berbuat keliru menjadi sebentuk kekejian dan penghinaan terhadap kemanusiaan. Begitu pula dengan mempercayakan keimamahan pada orang-orang bodoh yang tidak mengetahui apa-apa yang akan terjadi, serta tidak memiliki kecerdasan dan pandangan yang jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ringkasnya, setelah mengalami pengalaman pahit semacam itu, bagaimana mungkin kita menyerahkan persoalan penunjuk-kan seorang imam ke tangan masyarakat? Ini adalah salah satu dalil tentang keyakinan kita yang berkenaan dengan masalah keimamahan : bahwa sebagaimana nabi, seorang imam juga ditunjuk oleh Allah Swt.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-5691576943111659328?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/5691576943111659328/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=5691576943111659328' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/5691576943111659328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/5691576943111659328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/03/imam-untuk-seluruh-manusia.html' title='Imam untuk seluruh manusia'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/Sa0GaAHBK4I/AAAAAAAAAaE/_SyjPqGk1U0/s72-c/1_889446654l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-3658147790267891030</id><published>2009-02-12T23:14:00.000-08:00</published><updated>2009-02-12T23:18:15.414-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DENGAN NAMA ALLAH'/><title type='text'>Boleh ijtihad sunnah Allah?</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SZUedV4PseI/AAAAAAAAAU0/BvcEoyGz3N8/s1600-h/1344651856_492d9ee378.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302177625736720866" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 299px; CURSOR: hand; HEIGHT: 221px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SZUedV4PseI/AAAAAAAAAU0/BvcEoyGz3N8/s200/1344651856_492d9ee378.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sunnatullah (hukum cipta Allah) berlaku bahwa setiap fenomena itu terjadi melalui sebab-sebab tertentu. Al-Qur'an menjelaskan,&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt; "Engkau tidak akan mendapatkan bagi sunah Allah itu pergantian dan juga engkau tidak akan mendapatkan bagi sunah Allah itu perubahan." &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;(QS. Al-Isra’: 77)&lt;a title="" href="http://www.al-shia.org/html/id/shia/mesbah/28.htm#_edn1" name="_ednref1"&gt;[1]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Namun, kejadian luar biasa itu merupakan perubahan dan pergantian pada sunnahtullah dinafikan oleh ayat-ayat tersebut.&lt;br /&gt;Jawab: keraguan ini sama dengan keraguan pertama dengan sedikit perbedaan, bahwa keraguan pertama berdasarkan argumentasi akal, sedangkan keraguan kedua bersandar pada ayat-ayat Al-Qur'an.&lt;br /&gt;Jelas bahwa membatasi sebab-sebab berbagai kejadian hanya pada sebab-sebab wajar sebagai bagian dari sunnatullah yang tidak mungkin berubah adalah pandangan yang tidak berdasar. Sama halnya dengan pengakuan seseorang yang membatasi sebab panas hanya pada api sebagai bagian dari sunnatullah yang tidak mungkin berubah. Terhadap pandangan semacam ini perlu ditegaskan bahwa beragamnya sebab bagi berbagai akibat, dan adanya sebab-sebab luar biasa yang menempati sebab-sebab yang wajar merupakan kejadian yang selalu terjadi di alam ini, dan dianggap sebagai salah satu sunnatullah.Sedangkan membatasi sebab-sebab hanya pada sebab-sebab biasa dan wajar merupakan perubahan atas sunnatullah itu sendiri, yang dinafikan oleh ayat-ayat tersebut.&lt;br /&gt;Alhasil, menafsirkan ayat-ayat yang menafikan perubahan dan pergantian dalam sunnatullah sebegitu rupa sehingga tidak ada sesuatu lain yang menempati posisi dan peran sebab-sebab biasa dan bahwa hal itu dianggap sebagai sunnatullah yang tidak berubah, adalah penafsiran yang keliru. Karena, banyak sekali ayat-ayat yang menunjukkan terjadinya mukjizat dan peristiwa-peristiwa luar biasa sebagai dalil yang kuat atas kesalahan penafsiran tersebut.&lt;br /&gt;Dengan demikian, kita perlu mencari penafsiran yang benar dalam kitab-kitab tafsir. Pada kesempatan ini kami akan menyinggungnya secara ringkas. Bahwa ayat-ayat Al-Qur'an tersebut dimaksudkan untuk menafikan penceraian akibat dari sebabnya, tidak menafikan berbilang dan beragamnya sebab, tidak pula menafikan sebab yang tak wajar yang menempati sebab yang wajar. Bahkan dapat dikatakan bahwa kadar minimal yang bisa ditarik dari ayat-ayat tersebut ialah adanya pengaruh dari sebab-sebab yang tak wajar.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-3658147790267891030?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/3658147790267891030/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=3658147790267891030' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/3658147790267891030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/3658147790267891030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/02/boleh-ijtihad-sunnah-allah.html' title='Boleh ijtihad sunnah Allah?'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SZUedV4PseI/AAAAAAAAAU0/BvcEoyGz3N8/s72-c/1344651856_492d9ee378.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-2650289025620877126</id><published>2009-02-04T08:58:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T09:42:11.752-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dari Adam as Hingga Isa as'/><title type='text'>Kenapa kita berwudzuk, bersolat dan berpuasa?</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SYnTWDk3cLI/AAAAAAAAASs/mkVB2cFP1QU/s1600-h/1_687451720l.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298998812448616626" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 209px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SYnTWDk3cLI/AAAAAAAAASs/mkVB2cFP1QU/s320/1_687451720l.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#6600cc;"&gt;Diriwayatkan dalam al-'Ilal dan al-Amali dengan sanad sampai kepada al-Hassan bin Ali as, dia berkata:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#6600cc;"&gt;Suatu waktu sekelompok orang Yahudi mendatangi Rasulullah saw seraya menanyakan kepada beliau tentang beberapa masalah. Di antaranya, mereka berkata, "Beritahukanlah kepada kami dari Allah, untuk apakah Dia menentukan lima waktu solat atas umatmu di malam dan siang hari?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#6600cc;"&gt;Rasulullah saw menjawab, (sampai pada jawaban beliau), "... solat Ashar adalah waktu yang di saat Adam memakan buah pohon (yang dia telah dilarang Allah untuk mendekatinya) itu, maka Allah mengeluarkannya dari surga, lalu Allah memerintahkan anak keturunan Adam untuk mengerjakan solat ini (Ashar) sampai Hari Kiamat, dan Dia memilihkan salat Ashar ini untuk umatku, maka solat Ashar adalah di antara solat yang paling disukai di sisi Allah 'Azza wa Jalla', dan Dia memerintahkan kepadaku untuk menjaganya di antara solat-solat itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#6600cc;"&gt;"Adapon solat Maghrib, adalah waktu yang di dalamnya Allah menerima tobat Adam, dan jarak antara dia memakan buah pohon itu dan Allah menerima tobatnya adalah tiga ratus tahun dari hari-hari dunia; sedangkan hari-hari akhirat, seharinya adalah sama dengan seribu tahun, dari waktu solat Ashar hingga solat Isya. Oleh kerana itu, Adam mengerjakan solat Maghrib tiga rakaat, iaitu satu rakaat untuk dosanya, satu rakaat untuk dosa Hawa, dan satu rakaat untuk tobatnya. Oleh kerana itu pula, Allah 'Azza wa Jalla mewajibkan solat tiga rakaat ini (Maghrib) atas umatku."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#6600cc;"&gt;Kemudian orang Yahudi itu berkata, "Beritahukanlah kepadaku, untuk apakah dalam berwudhu harus mensucikan anggota-anggota tubuh yang empat ini, padahal ia adalah tempat-tempat yang paling bersih di tubuh?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#6600cc;"&gt;Nabi saw menjawab, "Sebab, ketika setan membisikkan pikiran jahat kepada Adam, lalu Adam mendekati pohon itu dan memandanginya, maka hilanglah air wajahnya. Kemudian dia berdiri, dan itu adalah awal kaki yang berjalan kepada dosa, kemudian dia mengambil darinya dengan tangannya, kemudian dia mengusapnya, kemudian dia memakannya, maka beterbanganlah semua pakaian dari tubuhnya, kemudian dia meletakkan tangannya pada kepalanya seraya menangis. maka ketika Allah menerima tobatnya, Allah mewajibkan atasnya dan atas anak keturunannya berwudhu pada anggota-anggota tubuh yang empat ini. Allah memerintahkannya membasuh wajah karena dia (Adam) telah memandang pohon itu; memerintahkan membasuh kedua lengan bawah dari siku kerana dia telah mengambil darinya; dan Dia memerintahkannya untuk mengusap kedua kaki karena dia telah berjalan kepada dosa."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#6600cc;"&gt;Kemudian orang Yahudi itu berkata,"Beritahukanlah kepadaku, untuk apakah Allah mewajibkan puasa atas umatmu pada siang hari selama tiga puluh hari dan mewajibkan atas Adam lebih banyak dari itu?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#6600cc;"&gt;Nabi saw menjawab, "Sebab, ketika Adam memakan buah pohon itu, sisa makanan itu tinggal di dalam perutnya selama tiga puluh hari, dan allah mewajibkan atas anak keturunannya tiga puluh hari lapar dan dahaga, sedangkan yang mereka makan adalah karunia dari Allah 'Azza wa Jalla kepada mereka. Sebagaimana yang diwajibkan pada Adam, allah mewajibkan atas umatku juga."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#6600cc;"&gt;Kemudian rasulullah saw membaca (ayat ini): &lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kamu agar kamu bertakwa, iaitu dalam beberapa hari yang tertentu."&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#33ff33;"&gt;52&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;color:#33ff33;"&gt;Al-Amali, karya ash-Shaduq, hal. 159-162, dan Ilal asy-Syara'i, jil. 2, hal. 32, bab 36.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;color:#ff0000;"&gt;Ayat tersebut adalah dari surah al-Baqarah: 183-184.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-2650289025620877126?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/2650289025620877126/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=2650289025620877126' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/2650289025620877126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/2650289025620877126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/02/kenapa-kita-berwudzuk-bersolat-dan.html' title='Kenapa kita berwudzuk, bersolat dan berpuasa?'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SYnTWDk3cLI/AAAAAAAAASs/mkVB2cFP1QU/s72-c/1_687451720l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-4263080205130528302</id><published>2009-02-02T08:52:00.000-08:00</published><updated>2009-02-02T09:08:59.634-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friendster Buletin'/><title type='text'>Malaikat Wahyu</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SYcob3UZ6_I/AAAAAAAAASE/MiAKcBPZbzI/s1600-h/Final+Fantasy+VII.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298247945795791858" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 223px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SYcob3UZ6_I/AAAAAAAAASE/MiAKcBPZbzI/s320/Final+Fantasy+VII.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;S&lt;/span&gt;etelah terbukti perlunya wahyu sebagai sarana alternatif untuk memperoleh pengetahuan yang diperlukankan manusia demi menutupi kekurangan-kekurangan indra dan akal mereka, ada masalah berikutnya yang perlu dibahas di sini. Yaitu, mengingat bahwa manusia biasa tidak mungkin dapat memanfaatkan sarana pengetahuan ini secara langsung dan tidak memiliki potensi untuk menerima wahyu Ilahi [1], oleh karena itu risalah Ilahiyah harus disampaikan kepada mereka melalui para nabi.Pertanyaannya, Apakah yang menjamin keutuhan risalah ini? Bagaimana kita dapat mempercayai bahwa nabi telah menerima dan menyampaikan wahyu Ilahi kepada umat manusia secara utuh?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Jika terdapat perantara antara Allah Swt dan nabi, yaitu Malaikat Jibril, lalu bagaimana kita bisa percaya bahwa Malaikat itu menyam-paikan risalah tersebut secara utuh pula?Pertanyaan-pertanyaan di atas muncul karena wahyu itu hanya bisa berperan untuk menutupi berbagai kekurangan pengetahuan manusia apabila -semenjak diturunkan hingga disampaikannya kepada manusia- terjaga dari penyimpangan, kesamaran, secara sengaja ataupun tidak.Bila tidak demikian, maka dengan adanya kemungkinan kelalaian dan kekhilafan pada satu atau sejumlah perantara, atau adanya perubahan yang disengaja dalam kandungan wahyu, akan timbul duga-an dalam benak manusia akan kemungkinan kecacatan dan kerancuan pada risalah yang sampai kepada mereka, dan akan menggoyahkan kepercayaan mereka terhadap risalah itu. Maka itu, dengan cara apakah kita dapat meyakini sampainya wahyu Ilahi kepada umat manusia secara utuh dan selamat dari penyelewengan dan kesalahan?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Jelas apabila hakikat wahyu itu tidak diketahui oleh manusia, dan mereka tidak memiliki potensi untuk menerima wahyu itu, maka mereka tidak mempunyai jalan untuk mengawasi dan meneliti kebenaran perantara-perantara itu. Mereka baru bisa memahami adanya kesalahan dalam wahyu bila ia mengandung isi yang bertentangan dengan hukum pasti akal.Misalnya, apabila ada seseorang yang mengaku bahwa dia diberikan wahyu oleh Allah Swt. yang menyatakan bahwa dua hal yang kontradiksi itu mungkin atau pasti terjadi, atau ada seseorang yang mengaku (na’udzu billa) bahwa dzat Allah Swt itu tersusun, atau berbilang, atau hancur, atau hilang. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Pada kondisi seperti ini, kita bisa membantah dan membuk-tikan kebatilan pengakuan tersebut melalui penilaian akal yang pasti (qat’i).Akan tetapi, kebutuhan utama kepada wahyu itu terdapat pada masalah-masalah yang akal manusia tidak menemukan jalan untuk membuktikan atau menafi-kannya, juga tidak mampu menilai kebenaran atau kesalahan risalah tersebut. Dalam kondisi semacam ini, dengan jalan apakah kita dapat menetapkan kebenaran kandungan wahyu dan keterjagaannya dari pengaburan dan penyelewengan yang disengaja atau kelalaian para perantara, yaitu malaikat Jibril dan para nabi As?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Jawaban atas pertanyaan di atas ini ialah bahwa sebagai-mana halnya akal -dengan memperhatikan Hikmah Ilahiyah pada kajian 2 tentang masalah kenabian ini- mengetahui bahwa ada jalan lain untuk mengetahui hakikat dan cara hidup manusia, meskipun ia tidak mengetahui secara pasti hakikat jalan itu, dia juga memahami bahwa Hikmah Ilahiyah menuntut agar wahyu Allah terlindung dari penyimpangan hingga berada ke hadapan manusia tanpa terjadi pengaburan. Karena bila tidak demikian, akan terjadi pertentangan di dalam tujuan-Nya. Dengan kata lain, setelah diketahui bahwa risalah Ilahi itu harus sampai kepada umat manusia melalui seorang atau beberapa perantara sehingga tercipta kondisi yang cukup untuk kesempurnaan umat manusia dan terealisasinya tujuan Ilahi dari penciptaan manusia terebut, maka -dengan mengacu pada sifat-sifat kesempurnaan Ilahi- akan dapat dibuktikan pula bahwa risalah itu harus terjaga utuh dari penyelewengan dan kekhilafan, yang disengaja ataupun tidak. Karena jika Allah Swt. tidak menghendaki sampainya risalah kepada umat manusia secara utuh, ini bertentangan dengan Hikmah Ilahi-yah, dan kehendak-Nya yang bijaksana pun menafikan asumsi ini.Dan seandainya Allah Swt tidak mengetahui dengan apa atau melalui siapa risalah itu akan disampaikan secara utuh kepada hamba-hamba-Nya, ini bertentangan dengan ilmu-Nya yang tak terbatas.Dan jika Dia tidak kuasa untuk memilih para pengemban wahyu yang layak dan melindungi mereka dari sentuhan tangan-tangan kotor dan setan-setan, ini tidak sesuai dengan kekuasaan-Nya yang tidak terbatas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Maka, dengan bukti kemahatahuan Allah Swt, tidak ada alasan bagi kita untuk memberi kemungkinan bahwa Dia memilih pembawa wahyu yang tidak Dia ketahui ketulusan dan amanatnya [2]. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Dan dengan bukti kemahakuasaan Allah Swt, kita tidak mungkin menduga bahwa Allah tidak mampu menjaga wahyu-Nya dari campur tangan setan, orang-orang jahat, dan dari kelalaian dan kelupaan pada diri pembawa wahyu-Nya[3]. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Dan dengan adanya Hikmah Ilahiyah, tidak mungkin bahwa Allah itu tidak berkehendak untuk menjaga risalah-Nya dari berbagai kesalahan dan kelalaian[4]. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Oleh karena itu ilmu, kekuasaan dan hikmah Allah Swt menuntut risa-lah itu agar sampai kepada hamba-hamba-Nya secara utuh.Dengan penjelasan rasional inilah kita dapat menetapkan terjaganya wahyu dari berbagai kecacatan. Penjelasan ini pula dapat membuktikan keterjagaan Malaikat Wahyu dan para nabi pada tahap menerima wahyu dan kemaksuman mereka dari pengkhianatan yang disengaja, atau dari kelalaian dan kelupaan pada tahap menyampaikan wahyu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Dari uraian di atas jelaslah bagi kita sebab penekanan Al-Qur’an atas sifat amanat para pembawa wahyu dan para nabi serta kemampuan mereka untuk menjaga amanat Ilahiyah dan menolak berbagai pengaruh setan. Secara umum, tampak jelas apa yang telah kami singgung mengenai penegasan Al-Qur’an atas terpeliharanya wahyu dan para penjaga wahyu, sehingga wahyu tersebut sampai kepada umat manusia secara utuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Pembahasan Lain Ihwal Kemaksuman Sesungguhnya kemaksuman (ishmah) pada malaikat dan para nabi yang telah kami buktikan berdasarkan argumen di atas, khusus pada tahap penerimaan wahyu dan penyam-paiannya. Namun ada tahap kemaksuman lain yang tidak dapat dibuktikan dengan argumen tersebut. Hal ini dapat dibagi kepada tiga bagian. Pertama, kemaksuman para malai-kat. Kedua, kemaksuman para nabi. Ketiga, kemaksuman sebagian orang seperti: para imam yang suci, atau seperti Fatimah As dan Maryam As.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Selain tentang kemaksuman para malaikat pada tahap penerimaan dan penyampaian wahyu, kita akan membahas dua persoalan. Pertama, kemaksuman Malaikat Wahyu di luar tugas sebagai penerima dan penyampai wahyu. Kedua, kemak-suman para malaikat selain Malaikat Wahyu, seperti malaikat-malaikat yang dipercaya untuk mengatur rizki, menulis amal manusia, mencabut ruh dan tugas-tugas yang lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Tentang kemaksuman para nabi yang tidak berhubungan dengan risalah mereka, kita akan membahas dua masalah. Pertama, kemaksuman para nabi dari dosa dan maksiat yang disengaja. Kedua, kemaksuman mereka dari kelalaian dan kelupaan. Dua masalah ini juga akan kita bahas sehubungan dengan orang-orang selain para nabi.Adapun masalah-masalah yang berkaitan dengan para malaikat pada selain tahap penerimaan wahyu dan penyam-paiannya hanya dapat kita bahas dengan argumentasi akal apabila kita telah mengenal hakekat malaikat itu sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Namun, mengenal hakekat dan esensi malaikat, selain tidak mudah, juga tidak sesuai dengan pembahasan di sini.Oleh karena itu, kami hanya cukup menyebutkan dua ayat yang menunjukkan kemaksuman malaikat: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;“Mereka (para malailkat) adalah hamba-hamba yang mulia yang tidak mendahului-Nya dengan ucapan dan mereka melaksanakan apa yang diperintahkan-Nya.” (Qs. Anbiya [21]: 27) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;“Sesungguhnya mereka (para malaikat) tidak bermaksiat kepada Allah terhadap apa yang diperintahkan kepada mereka dan mereka senantiasa melaksanakan apa yang diperintahkan. (Qs. At-Tahrim [66]: 6)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Dua ayat ini menunjukkan dengan jelas bahwa para malaikat itu adalah hamba Allah yang mulia yang tidak melakukan selain perintah Allah, dan tidak akan melanggar perintah-Nya tersebut. Ya, masih tersisa pertanyaan, yaitu apakah ayat-ayat ini mencakup seluruh para malaikat? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Adapun pembahasan kemaksuman sebagian individu selain para nabi, maka hal itu hanya sesuai dengan pembahasan kemaksuman. Maka itu, di sini kita hanya akan membahas masalah-masalah yang berhubungan dengan kemaksuman para nabi secara khusus. Walaupun sebagian masalah tidak mungkin untuk dipecahkan melainkan dengan dalil-dalil wahyu. Dan masalah-masalah ini dapat dibahas setelah memastikan validitas Al-Qur’an dan Sunnah. Akan tetapi, demi menjaga konsistensi di antara tema-tema masalah tersebut, kita akan membahasnya pada bagian ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Adapun validitas Al-Qur’an dan Sunnah, kita terima saja sebagai postulat yang akan kita bahas pada saatnya.Kemaksuman para Nabi terdapat ikhtilaf di antara mazhab-mazhab Islam tentang sejauh mana kesucian para nabi dari dosa. Syi’ah Imamiyah percaya bahwa sejak dilahirkan hingga wafat, para nabi itu terjaga dari segala dosa dan maksiat, baik yang kecil atau yang besar, yang disengaja atau tidak. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Ada yang berpendapat bahwa para nabi itu hanya terjaga dari dosa-dosa besar saja.Ada madzhab yang meyakini para nabi itu terjaga dari dosa sejak masa akil balig. Sebagian yang lain mengatakan sejak masa kenabian. Sebagian dari Madzhab Ahlusunnah seperti Al-Khasyawiyah dan sebagian dari Ahlul Hadits mengingkari kemaksuman para nabi, sama sekali. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Menurut mereka, mungkin saja para nabi melakukan dosa dengan sengaja, bahkan pada masa kenabian mereka sekalipun.Sebelum kami membuktikan kemaksuman para Nabi, perlu kami jelaskan sebagian poin-poin penting berikut ini:Pertama, maksud dari kemaksuman para nabi atau selain mereka, bukan sekedar tidak melakukan dosa. Karena bisa jadi seorang manusia biasa tidak melakukan maksiat sepan-jang usianya, khususnya apabila orang itu berusia pendek. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Akan tetapi yang kita maksud dengan kemaksuman para nabi di sini, adalah adanya malakah nafsaniyah (karakter inheren) yang kuat yang mencegah dia dari berbuat dosa dan maksiat, sekalipun dalam kondisi yang sulit. Malakah ini dicapai de-ngan pengetahuannya yang sempurna dan terus menerus terhadap keburukan perbuatan dosa, dan dengan kehendak serta keinginan yang kuat untuk mengen-dalikan hawa-nafsu. Karena malakah semacam ini tidak mungkin dapat terwujud kecuali dengan bantuan dan inayahAllah Swt secara khusus, maka pelakunya diidentikkan dengan-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Kemaksuman me-reka bukan berarti bahwa Allah memaksa mereka untuk meninggalkan dosa dan mencabut kebebasan kehendak dan usaha mereka. Kemaksuman sebagian manusia sempurna seperti para nabi dan imam juga bisa dinisbahkan kepada Allah dengan makna yang lain, yaitu bahwa Dialah yang menjamin kemaksuman mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Kedua, kemaksuman seseorang itu menuntutnya untuk meninggalkan berbagai perbuatan yang dilarang atasnya, seperti perbuatan maksiat yang diharamkan di dalam seluruh syariat dan perbuatan yang dilarang dalam syariat yang ia ikuti. Dengan demikian tidak terdapat kontradiksi antara kemaksuman para nabi dengan mengamalkan sebagian perbuatan yang dibolehkan dalam syariatnya untuk pribadi mereka secara khusus, sekali pun itu diharamkan dalam syariat-syariat yang sebelumnya atau akan diharamkan pada ajaran yang akan datang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Ketiga, maksud dari maksiat yang seorang maksum itu tersucikan darinya ialah perbuatan yang “haram” dalam istilah Fiqih, atau meninggalkan perbuatan yang “wajib” menurut istilah Fiqih. Adapun kata maksiat dan semacamnya, yaitu adz-dzanbu (dosa), terkadang digunakan untuk hal-hal yang lebih luas daripada makna maksiat dan dosa, seperti bisa juga digunakan untuk mengartikan tarkul aula (meninggalkan yang lebih utama). Meninggalkan yang lebih utama tidaklah mena-fikan kemaksuman dari diri mereka.[]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;_______________________________________________________________&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#ff0000;"&gt;1. Tentang hal ini Allah swt. berfirman,” Allah tidak akan menampakkan hal ghaib kepada kalian, tetapi Ia memilih utusan-utusan-Nya dengan kehendak-Nya.“ (Qs. Ali Imran [3]:179).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#ff0000;"&gt;2. Dalam al-Qur’an disebutkan, "Allah lebih mengetahui kepada siapa Dia menyerahkan risalah-Nya." (Qs. Al-An`am [6] :124)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#ff0000;"&gt;3. “Allah Maha Mengetahui hal yang gaib, maka Dia tidak memperlihatkan hal gaib kepada siapapun. Kecuali kepada rasul yang Dia ridahi. Sesungguhnya Dia menciptakan para penjaga di depan dan belakangnya. Supaya Dia mengetahui bahwa rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah Tuhan mereka. Allah mengetahui apa yang ada dalam mereka dan menghitung segala sesuatu.“ (Qs. al-Jin [72]: 26-27).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#ff0000;"&gt;4. “Supaya orang binasa atau hidup dengan keterangan yang nyata“ (Qs. al-Anfal [8]: 42) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-4263080205130528302?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/4263080205130528302/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=4263080205130528302' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/4263080205130528302'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/4263080205130528302'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/02/malaikat-wahyu.html' title='Malaikat Wahyu'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SYcob3UZ6_I/AAAAAAAAASE/MiAKcBPZbzI/s72-c/Final+Fantasy+VII.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-3056878275949797871</id><published>2009-02-01T20:48:00.000-08:00</published><updated>2009-02-01T20:51:00.183-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dari Adam as Hingga Isa as'/><title type='text'>Antara Muhammad dan Ibrahim</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SYZ7i_GJERI/AAAAAAAAAR8/P9Lh7_uug_Y/s1600-h/1_486878271l.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298057852630929682" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SYZ7i_GJERI/AAAAAAAAAR8/P9Lh7_uug_Y/s320/1_486878271l.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333300;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;S&lt;/span&gt;egera Yahudi itu menimpali, “Lihatlah Nabi Ibrahim As, karena dia telah menge&amp;shy;tahui Allah SWT dengan perenungan (i’tibar). Pembuktiannya telah meliputi keimanan ter&amp;shy;hadap-Nya.”&lt;br /&gt;Ali berkata, “Ya benar. Nabi Muhammad Saw telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Beliau telah mengenal Allah Swt dengan i’tibar sebagaimana Nabi Ibrahim As. Namun, Nabi Ibrahim As mengenal Allah da&amp;shy;lam usia lima belas tahun sementara Nabi Saw mengenal-Nya semenjak usia tujuh tahun. Per&amp;shy;nah sejumlah pedagang Nasrani datang. Mereka menurunkan dagangan mereka di antara bukit Shafa dan Marwa.’ Sebagian dari mereka melihatnya, Muhammad Saw lalu mereka menge&amp;shy;tahui sifat, karakter, dan berita akan kebang&amp;shy;kitannya sebagai nabi dan mereka mengetahui beberapa mukjizatnya.&lt;br /&gt;Para pedagang Nasrani itu bertanya kepada Muhammad Saw “Wahai bocah, siapa na&amp;shy;mamu?” Beliau menjawab, “Muhammad.” Me&amp;shy;reka bertanya, “Siapa nama ayahmu?” Beliau menjawab, “Abdullah.” Mereka bertanya, “Apa nama ini (mereka bertanya sambil menunjuk bumi)?” Beliau menjawab, “Bumi.”&lt;br /&gt;Mereka bertanya, “Apa nama itu (mereka bertanya sambil menunjuk langit)?” Beliau men&amp;shy;jawab, “Langit.” Mereka bertanya, “Siapa yang menciptakan bumi dan langit?” Beliau menjawab, “Allah.” Lalu Muhammad Saw menyen&amp;shy;tak mereka, “Apakah kalian meragukanku ten&amp;shy;tang Allah Swt? Celaka kamu, wahai Yahu&amp;shy;di.”&lt;br /&gt;Muhammad telah mengetahui Allah dengan i’tibar pada saat kaumnya kufur, bersumpah dan menyembah patung-patung, tetapi beliau berkata, “Tiada Tuhan selain Allah.”&lt;br /&gt;Dinukil dari Musa bin Ja’far, dari ayahnya Ja’far Shadiq, dari ayah-ayahnya, dari al-Husain bin Ali bin Abi Thalib, dikatakan bahwa seorang Yahudi dari Syam pemah membaca Taurat, Zabur, Injil dan kitab-&amp;shy;kitab para nabi As, di samping itu ia juga banyak mengetahui argumentasi mereka. Suatu hari orang ini datang ke sebuah majelis para sahabat Rasulullah Saw di antara mereka ada Ali bin Abi Thalib, Ibnu Abbas dan Abu Ma’bad al-Juhani.&lt;br /&gt;“Wahai umat Muhammad, kalian tidak tinggalkan satu derajat atau satu keistimewaan yang ada pada seorang nabi melainkan kalian berikan pula pada nabi kalian,” ujarnya. Lalu Yahudi itu bertanya, “Apakah kalian akan men&amp;shy;jawab pertanyaan-pertanyaanku ini?”&lt;br /&gt;“Benar,” jawab Ali “Tidaklah Allah SWT memberikan suatu derajat dan keis&amp;shy;timewaan kepada seorang nabi atau rasul me&amp;shy;lainkan Allah berikan juga semuanya kepada Nabi Muhammad Saw, bahkan Dia melebih&amp;shy;kannya atas para nabi berlipat ganda.”&lt;br /&gt;“Apakah Anda siap menjawab pertanyaan&amp;shy;ku?” tanyanya.&lt;br /&gt;Ali menjawab, ‘Ya.’ Akan aku sebut di hadapanmu sekarang juga tentang keistimewaan Muhammad sehingga kaum Muslimin bersorak ceria dan orang-orang ragu-ragu tidak akan menyangsikannya lagi. Dan Rasulullah Saw pada saat menyebutkan keistimewaan dirinya beliau selalu berkata, “tidak bermaksud berbangga” (wa la fakhr).” Dan aku akan menyebutkan keistimewaan-keistimewaan beliau tanpa menjatuhkan dan mengurangi kedudukan para nabi As. Namun, sekedar untuk mensyukuri Allah Swt atas anugerah yang Dia berikan kepada Muhammad seperti yang diberikan kepada para nabi bahkan Allah Swt melebihkan beliau.”&lt;br /&gt;Segera Yahudi itu menimpali, “Lihatlah Nabi Ibrahim As, karena dia telah menge&amp;shy;tahui Allah SWT dengan perenungan (i’tibar). Pembuktiannya telah meliputi keimanan ter&amp;shy;hadap-Nya.”&lt;br /&gt;Ali berkata, “Ya benar. Nabi Muhammad Saw telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Beliau telah mengenal Allah Swt dengan i’tibar sebagaimana Nabi Ibrahim As. Namun, Nabi Ibrahim As mengenal Allah da&amp;shy;lam usia lima belas tahun sementara Nabi Saw mengenal-Nya semenjak usia tujuh tahun. Per&amp;shy;nah sejumlah pedagang Nasrani datang. Mereka menurunkan dagangan mereka di antara bukit Shafa dan Marwa.’ Sebagian dari mereka melihatnya, Muhammad Saw lalu mereka menge&amp;shy;tahui sifat, karakter, dan berita akan kebang&amp;shy;kitannya sebagai nabi dan mereka mengetahui beberapa mukjizatnya.&lt;br /&gt;Para pedagang Nasrani itu bertanya kepada Muhammad Saw “Wahai bocah, siapa na&amp;shy;mamu?” Beliau menjawab, “Muhammad.” Me&amp;shy;reka bertanya, “Siapa nama ayahmu?” Beliau menjawab, “Abdullah.” Mereka bertanya, “Apa nama ini (mereka bertanya sambil menunjuk bumi)?” Beliau menjawab, “Bumi.”&lt;br /&gt;Mereka bertanya, “Apa nama itu (mereka bertanya sambil menunjuk langit)?” Beliau men&amp;shy;jawab, “Langit.” Mereka bertanya, “Siapa yang menciptakan bumi dan langit?” Beliau menjawab, “Allah.” Lalu Muhammad Saw menyen&amp;shy;tak mereka, “Apakah kalian meragukanku ten&amp;shy;tang Allah Swt? Celaka kamu, wahai Yahu&amp;shy;di.”&lt;br /&gt;Beliau telah mengetahui Allah dengan i’tibar pada saat kaumnya kufur, bersumpah clan menyembah patung-patung, tetapi beliau berkata, “Tiada Tuhan selain Allah.”&lt;br /&gt;Orang Yahudi berkata, “Nabi Ibrahim As telah terhijabi dari mata Namrud sebanyak tiga kali.”&lt;br /&gt;Ali berkata, “Ya benar. Namun Nabi Muhammad Saw telah terhijabi dari mata orang-orang yang hendak membunuhnya seba&amp;shy;nyak lima kali. Sama tiga jumlahnya dengan hijab yang dipasang untuk Namrud dan bah&amp;shy;kan lebih dua.&lt;br /&gt;Kelima hijab yang dimaksud adalah ketika Allah di hadapan mereka, adalah hijab (penutup) yang pertama. “Dan dari belakang mereka, ” adalah hijab yang kedua. Lalu Kami tutup mata mereka sehingga mereka tidak dapat melihat, (Qs. Yasin [36]:9) adalah hijab yang ketiga. Hijab yang keempat adalah firman Allah Swt yang menegaskan, Dan jiku kamu membaca Al-Qur’an, Kami jadikan di antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman dengan akhirat sebuah hijab yang menutupi, (Qs. al-Isra’ [17]: 45)&lt;br /&gt;Sedangkan hijab yang kelima adalah firman Allah Swt yang berbunyi, Sesungguhnya Kami telah memasang be&amp;shy;lenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, maka karena itu me&amp;shy;reka tertengadah. (Qs. Yasin [36]:&lt;br /&gt;Orang Yahudi berkata, “Sesungguhnya Nabi Ibrahim As telah membungkam mulut orang ka&amp;shy;fir dengan kenabiannya.”&lt;br /&gt;Ali berkata, “Benar! Pernah Nabi Muhammad Saw didatangi orang yang men&amp;shy;dustakan hari kebangkitan setelah kematian, orang itu adalah Ubai bin Khalaf al-Jumahi, dia membawa tulang yang hancur lalu berkata, “Wahai Muhammad, siapakah yang akan meng&amp;shy;hidupkan kembali tulang belulang ini padahal sudah hancur?” Lalu Allah menurunkan atas Muhammad sebuah ayat yang membungkam mulut orang itu, Yang akan menghidupkannya kembali ada&amp;shy;lah Yang menciptakannya pertama kali. Dia Maha Mengetahui akan segala sesuatu. (QS. Yasin [36]: 79)&lt;br /&gt;Akhirnya orang itu diam seribu basa dan berlalu dari tempat itu. Orang Yahudi berkata, “Nabi Ibrahim telah menghancurkan patung-patung kaumnya dengan marah karena Allah Swt.”&lt;br /&gt;Ali berkata, “Ya benar. Nabi Muhammad Saw telah merobohkan tiga ratus enam puluh patung di dalam Ka’bah dan mem&amp;shy;bersihkan semenanjung Arabia dari patung-pa&amp;shy;tung serta mengalahkan orang-orang yang me&amp;shy;nyembah patung dengan pedang.”&lt;br /&gt;Orang Yahudi berkata, “Nabi Ibrahim As pernah dilemparkan oleh kaumnya ke dalam api, tetapi dia pasrah dan sabar, akhirnya Allah menjadikan api itu dingin dan menyelamatkan&amp;shy;nya. Apakah Allah berbuat yang sama terhadap Muhammad?”&lt;br /&gt;Ali berkata, “Ya benar. Ketika Nabi Muhammad pergi ke Khaibar, seorang wanita Khaibar meracuninya, tetapi Allah men&amp;shy;jadikan racun itu dingin (tidak bereaksi) di da&amp;shy;lam perutnya sampai akhir ajalnya. Padahal racun itu, jika berada di dalam perut akan mem&amp;shy;bakar seperti api membakar. Itu adalah kekua&amp;shy;saan-Nya, janganlah kamu mengingkarinya.” [Sumber: www.wisdoms4all.com]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-3056878275949797871?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/3056878275949797871/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=3056878275949797871' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/3056878275949797871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/3056878275949797871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/02/antara-muhammad-dan-ibrahim.html' title='Antara Muhammad dan Ibrahim'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SYZ7i_GJERI/AAAAAAAAAR8/P9Lh7_uug_Y/s72-c/1_486878271l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-569277956357793064</id><published>2009-02-01T10:20:00.000-08:00</published><updated>2009-02-01T10:36:45.008-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friendster Buletin'/><title type='text'>Cintailah AKU (kitab zabur)</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SYXrrRQWN7I/AAAAAAAAARk/CLg5BQnISZg/s1600-h/1_783742987l.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297899665270126514" style="WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 187px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SYXrrRQWN7I/AAAAAAAAARk/CLg5BQnISZg/s320/1_783742987l.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Wahai Dawud!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Sampaikanlah kpd penduduk bumi bahwa &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;AKU&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; adalah kekasih orang-orang yang mencintai &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;AKU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;AKU&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;adalah teman duduk bagi orang-orang yang mengajak &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;AKU&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;duduk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;AKU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; adalah penyantun bagi orang-orang yang santun dg mengingat-&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;KU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;AKU&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;adalah sahabat bagi orang yang bersahabat dengan-&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;KU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;AKU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; adalah pilihan bagi orang yg memilih-&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;KU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;AKU&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; patuh kepada orang yg mematuhi-&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;KU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Seorang hamba yang mencintai &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;AKU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;dan &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;KU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;-ketahui itu benar-benar berangkat dari keyakinan hatinya,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;pastilah &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;AKU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; menerimanya untuk diri-&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;KU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;AKU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; pun mencintai dia dengan cinta yg tidak pernah diterima oleh seorang makhluk pun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Siapa saja yang mencari &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;AKU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; dengan sungguh-sungguh maka ia pasti menemukan &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;AKU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;.....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Wahai penduduk bumi ! &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Apa yang telah membuatmu tertipu...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;bergegaslah menuju kemuliaan-&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;KU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;menemani-&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;KU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; dan duduk bersama-&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;KU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Beramah tamahlah dengan-&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;KU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;niscaya &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;AKU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;-pun beramah tamah denganmu dan secepatnya mencintaimu..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;AKU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; menciptakan hati orang-orang yg merindukan-&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;KU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; dari cahaya-&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;KU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;dan aku menganugerahi mereka keagungan-&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;KU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Rasulullah saw bersabda&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;,"Cintailah Allah karena nikmat yang Dia berikan kepadamu..Dan, cintailah aku karena Allah Swt."&lt;/span&gt;...ALLAH berfirman: &lt;span style="color:#33cc00;"&gt;"Jika kamu mencintai Allah maka ikuti Muhammad. Niscaya Allah akan mencintai kamu semua."&lt;/span&gt;...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;(shodaqollahul adzim)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-569277956357793064?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/569277956357793064/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=569277956357793064' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/569277956357793064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/569277956357793064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/02/cintailah-aku-kitab-zabur.html' title='Cintailah AKU (kitab zabur)'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SYXrrRQWN7I/AAAAAAAAARk/CLg5BQnISZg/s72-c/1_783742987l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-1315901656867916219</id><published>2009-01-30T23:52:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T23:58:39.059-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DENGAN NAMA ALLAH'/><title type='text'>Sifat Imam</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SYQEpl-zKDI/AAAAAAAAAQ8/IN7721IISdQ/s1600-h/1_330100121l.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297364174311204914" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 244px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SYQEpl-zKDI/AAAAAAAAAQ8/IN7721IISdQ/s320/1_330100121l.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#330033;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;R&lt;/span&gt;asulullah saw. dididik Allah Swt. secara langsung. Kepada beliau berguru Ali bin Abi Thalib. Kepada beliau dan Ali berguru para sahabat Nabi untuk memperoleh petunjuk dalam mengarungi samudera Ilahi. Abu Bakar ra. berkata, “Tinggalkan aku. Aku bukan yang paling baik di antara kamu selama ada Ali di tengah-tengah kamu.” Ucapan ini bukan hanya menunjukkan kerendahan hati yang berbicara, tetapi juga menunjukkan keutaman orang yang dibicarakannya. Berkata At-Tirmidzi, yang meriwayatkan hadist ini, “Ia (Abu Bakar) mengatakan itu karena ia tahu keadaan Ali kw., dan martabatnya dalam khilafah sebenarnya, yang pokok dan yang pasti, berdasarkan urutan, secara hakikat, meurut akal, dan atas keterikatan kepada Allah Swt. (takhallufan, wa tahaqquqan, wa ta’aqquqan, wa ta’alluqan) (Lihat Al-Bahrani, Ghayat Al-Maram, bab 53).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#330033;"&gt;Umar berkata, “Tentang Ali, aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda dan menyebut tiga hal. Sekiranya satu saja dari yang tiga itu berkenaan dengan aku, ia lebih berharga dari apa pun yang dinaungi cahaya matahari. Waktu itu, aku berada bersama Abu ‘Ubadah, Abu Bakar, dan banyak sahabat lainnya. Tiba-tiba Nabi saw. menepuk bahu ‘Ali seraya berkata, &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;“wahai Ali. Kamu adalah Mukmin yang pertama beriman, Muslim yang pertama berisalam, dan kedudukanmu terhadapku sama seperti kedudukan Harun terhadap Musa’.”&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;(Ibnu Ali Al-Hadid, Syarh Najh Al-Balaghah. Al-Khawarizmi juga meriwayatkan hadits ini dalam Al-Manaqib).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#330033;"&gt;Tidak cukup tempat dalam tulisan ini untuk memuat penilaian sahabat lain tentang Ali. Cukuplah di sini dikutip ucapan Mu’awiyah, yang sepanjang hidupnya memusuhi Ali. Sekali waktu, demi menyenangkan hati Mu’awiyyah, Al-Dhabi menceritakan kedatangannya dari pertemuan dengan Ali, “Aku datang kepadamu dari manusia yang paling bakhil (maksudnya Ali).” Di luar dugaan, Mu’awiyyah berkata, “Celakalah kamu. Bagaimana mungkin kamu menyebut dia manusia yang paling bakhil, padahal sekiranya ia memiliki rumah dari emas dan rumah dari jerami, ia akan memberikan rumah emasnya sebelum rumah jeraminya. Dia sendiri yang menyapu Baitul Mal dan melakukan shalat di dalamnya. Dia juga yang berbicara kepada emas dan perak, ‘Wahai kuning dan putih. Tipulah orang selainku!’ Dialah yang tidak akan meninggalkan warisan, walaupun seluruh dunia menjadi miliknya.”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#330033;"&gt;Sebenarnya, Mu’awiyah hanya mengulang apa yang pernah dilaporkan kepadanya oleh Dhahar bin Dhamrah. Ketika Dhahar berada di istana Mu’awiyah, ia diminta untuk menceritakan sifat-sifat Ali. Anda tahu, pada waktu itu, Mu’awiyah mengharuskan para khatib Jumat mengutuk Ali di mimbar-mimbar dan menghukum orang yang tidak mau melakukannya. Siapa saja yang memuji Ali, maka ia akan dianggap subversif. Bahkan diam saja, tidak mengecam Ali, akan dipandang menentang penguasa. Misalnya, Hujur bin ‘Adi dan kawan-kawannya, mereka dihukum mati (sebagian dikubur hidup-hidup) karena tidak mau mengutuk Ali pada waktu shalat Jumat. Dalam kadaan seperti itu, tentu saja Dharar keberatan. Jika ia menceritakan yang sebenarnya, ia akan dianggap memuji dan mengkultuskan Ali. Bagi yang tidak senang bunga mawar, menyebut mawar itu harus sudah dianggap pujian, padahal harum adalah sifat mawar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-1315901656867916219?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/1315901656867916219/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=1315901656867916219' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/1315901656867916219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/1315901656867916219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/01/sifat-imam.html' title='Sifat Imam'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SYQEpl-zKDI/AAAAAAAAAQ8/IN7721IISdQ/s72-c/1_330100121l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-7944383543330268880</id><published>2009-01-23T02:56:00.000-08:00</published><updated>2009-01-23T03:02:57.070-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keadilan'/><title type='text'>Al Haudh Untuk Insan Terpilih</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;KHOTBAH 94&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;A&lt;/span&gt;llah &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;mengutus Nabi di saat manusia sedang tersesat dalam kebingungan dan sedang bergerak ke sana sini dalam kejahatan. Hawa nafsu telah menyelewengkan mereka dan tipu daya telah menyimpangkan mereka. Kejahilan yang amat sangat telah membuat mereka menjadi tolol. Mereka dibingungkan oleh ketidakpastian hal-hal dan kejahatan jahiliah. Kemudian Nabi SAWW berusaha sebaik-baiknya dalam memberikan kepada mereka nasihat yang tulus; beliau sendiri berjalan di jalan yang benar dan memanggil (mereka) kepada kebijaksanaan dan nasihat yang baik. •&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-7944383543330268880?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/7944383543330268880/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=7944383543330268880' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/7944383543330268880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/7944383543330268880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/01/al-haudh-untuk-insan-terpilih.html' title='Al Haudh Untuk Insan Terpilih'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-5765421817181261388</id><published>2009-01-14T23:56:00.000-08:00</published><updated>2009-01-15T00:04:27.502-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DENGAN NAMA ALLAH'/><title type='text'>Penyelamat Dunia(Ya Mehdi Help)</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;color:#ffff33;"&gt;&lt;strong&gt;(Sebelum Penganjur Kebajikan ini,&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a title="" style="mso-endnote-id: edn1" href="http://www.balaghah.net/nahj-htm/id/id/kh/04/137.htm#_edn1" name="_ednref1"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#ffff33;"&gt;&lt;strong&gt;[1]&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#ffff33;"&gt;&lt;strong&gt; urusan akan membusuk) hingga peperangan akan berkecamuk di antara Anda dengan kekuatan penuh, menonjolkan giginya; dengan tetek penuh dengan susu manis, tetapi dengan puting yang asam. Hati-hatilah, itu akan terjadi besok, dan hari esok itu akan segera datang dengan hal-hal yang tidak Anda ketahui. Orang yang berkuasa, bukan dari kerumunan ini, akan menegur orang-orang yang dahulu ditetapkan karena perbuatan buruk mereka, dan bumi akan menumpahkan perbendaharaan isinya dan melemparkan kuncinya ke hadapannya dengan raudah. la akan menunjukkan kepada Anda jalan perilaku yang adil dan menghidupkan lagi Al-Qur'an dan sunah yang telah menjadi tak bernyawa (di kalangan manusia).&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#ffff33;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#ffff33;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000099;"&gt;ALLAHUMMASOLLIA' LA MUHAMMAD WA AALI MUHAMMAD.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#3333ff;"&gt;WA A'JJIL FARAJAHUM!&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-5765421817181261388?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/5765421817181261388/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=5765421817181261388' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/5765421817181261388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/5765421817181261388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/01/penyelamat-duniaya-mahdi-help.html' title='Penyelamat Dunia(Ya Mehdi Help)'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-3289097475229237181</id><published>2009-01-14T22:19:00.000-08:00</published><updated>2009-01-14T22:26:01.994-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DENGAN NAMA ALLAH'/><title type='text'>Kosong Yg d Ciptakan Allah</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SW7Wk5X8rqI/AAAAAAAAAOM/oreH8Wgwr4o/s1600-h/166510547024l.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291402541571813026" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SW7Wk5X8rqI/AAAAAAAAAOM/oreH8Wgwr4o/s320/166510547024l.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;egala puji bagi Allah yang nilai-Nya tak dapat diuraikan oleh para pembicara, yang nikmat-nikmat-Nya tak terhitung oleh para penghitung, yang hak-hak-Nya (atas ketaatan) tak dapat dipenuhi oleh orang-orang yang berusaha menaati-Nya; orang yang tinggi kemampuan akalnya tak dapat menilai, dan penyelam pengertian tak dapat mencapai-Nya; la yang untuk menggambarkan-Nya tak ada batas telah diletakkan, tak ada pujian yang maujud, tak ada waktu ditetapkan, dan tak ada jangka waktu ditentukan. la mengadakan ciptaan dengan kodrat-Nya, menebarkan angin dengan rahmat-Nya, dan mengukuhkan bumi yang goyah dengan batu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#ff0000;"&gt;Pangkal agama ialah makrifat tentang Dia, kesempurnaan makrifat (pengetahuan) tentang Dia ialah membenarkan-Nya, kesempurnaan pembenaran-Nya ialah mempercayai Keesaan-Nya, kesempurnaan iman akan Keesaan-Nya ialah memandang Dia Suci, dan kesempurnaan Kesucian-Nya ialah menolak sifat-sifat-Nya, karena setiap sifat merupakan bukti bahwa (sifat) itu berbeda dengan apa yang kepadanya hal itu disifatkan, dan setiap sesuatu yang kepadanya sesuatu disifatkan berbeda dengan sifat itu. Maka barangsiapa melekatkan suatu sifat kepada Allah (berarti) ia mengakui keserupaan-Nya, dan barangsiapa mengakui keserupaan-Nya maka ia memandang-Nya dua, dan barangsiapa memandang-Nya dua, mengakui bagian-bagian bagi-Nya, dan barangsiapa mengakui bagian-bagian bagi-Nya (berarti) tidak mengenal-Nya, dan barangsiapa tidak mengenal-Nya maka ia menunjuk-Nya, dan barangsiapa menunjuk-Nya (berarti) ia mengakui batas-batas bagi-Nya, dan barangsiapa mengakui batas-batas bagi-Nya (berarti) ia mengatakan jumlah-Nya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#ff0000;"&gt;Barangsiapa mengatakan "dalam apa la berada", (berarti) ia berpendapat bahwa la bertempat, dan barangsiapa mengatakan "di atas apa la berada" maka ia beranggapan bahwa la tidak berada di atas sesuatu lainnya.&lt;br /&gt;la Maujud tetapi tidak melalui fenomena muncul menjadi ada. la ada tetapi bukan dari sesuatu yang tak ada. la bersama segala sesuatu tetapi tidak dalam kedekatan fisik. la berbeda dari segala sesuatu tetapi bukan dalam keterpisahan fisik. la berbuat tetapi tanpa konotasi gerakan dan alat. la melihat sekalipun tak ada dari ciptaan-Nya yang dilihat. la hanya Satu, sedemikian rupa sehingga tak ada sesuatu yang dengannya la mungkin bersekutu atau yang mungkin la akan kehilangan karena ketiadaannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-3289097475229237181?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/3289097475229237181/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=3289097475229237181' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/3289097475229237181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/3289097475229237181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/01/kosong-yg-d-ciptakan-allah.html' title='Kosong Yg d Ciptakan Allah'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SW7Wk5X8rqI/AAAAAAAAAOM/oreH8Wgwr4o/s72-c/166510547024l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-6266397209594391006</id><published>2009-01-13T13:26:00.000-08:00</published><updated>2009-01-13T13:35:27.724-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DENGAN NAMA ALLAH'/><title type='text'>Iman, Kafir, Ragu, dan Dukungannya</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SW0JBamZWOI/AAAAAAAAAN0/XPh8hS9VKfs/s1600-h/YaHussain.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290895057155086562" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 256px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SW0JBamZWOI/AAAAAAAAAN0/XPh8hS9VKfs/s320/YaHussain.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#330033;"&gt;وسُئِلَ عليه السلام عَنِ الاِِْيمَانِ، فَقَالَ: الاِِْيمَانُ عَلَى أَرْبَعِ دَعَائِمَ: عَلَى الصَّبْرِ، والْيَقِينِ، وَالْعَدْلِ، وَالْجَهَادِ: فَالصَّبْرُ مِنْهَا عَلَى أَربَعِ شُعَبٍ: عَلَى الشَّوْقِ، وَالشَّفَقِ وَالزُّهْدِ، وَالتَّرَقُّبِ: فَمَنِ اشْتَاقَ إِلَى الْجَنَّةِ سَلاَ عَنِ الشَّهَوَاتِ، وَمَنْ أشْفَقَ مِنَ النَّارِ اجْتَنَبَ الْـمُحَرَّمَاتِ، وَمَنْ زَهِدَ فِي الدُّنْيَا اسْتَهَانَ بِالْمُصِيبَاتِ، وَمَنِ ارْتَقَبَ الْمَوْتَ سَارَعَ فِي الْخَيْرَاتِ. وَالْيَقِينُ مِنْهَا عَلَى أَرْبَعِ شُعَبٍ: عَلَى تَبْصِرَةِ الْفِطْنَةِ، وَتَأَوُّلِ الْحِكْمَةِ وَمَوْعِظَةِ الْعِبْرَةِ وَسُنَّةِ الاََْوَّلِينَ فَمَنْ تَبَصَّرَ فِي الْفِطْنَةِ تَبَيَّنَتْ لَهُ الْحِكْمَةُ، وَمَنْ تَبَيَّنَتْ لَهُ الْحِكْمَةُ عَرَفَ الْعِبْرَةَ، وَمَنْ عَرَفَ الْعِبْرَةَ فَكَأَنَّمَا كَانَ فِي الاََْوَّلِينَ. وَالْعَدْلُ مِنْهَا عَلَى أَرْبَعِ شُعَبٍ: عَلَى غائِصِ الْفَهْمِ، وَغَوْرِ الْعِلْمِ وَزُهْرَةِ الْحُكْمِ،ِ، وَرَسَاخَةِ الْحِلْمِ: فَمَنْ فَهِمَ عَلِمَ غَوْرَ الْعِلْمِ، وَمَن صَدَرَ عَنْ شَرَائِعِ الْحُكْمِ وَمَنْ حَلُمَ لَمْ يُفَرِّطْ فِي أَمْرِهِ وَعَاشَ فِي النَّاسِ حَمِيداً. وَالْجِهَادُ مِنْهَا عَلَى أَرْبَعِ شُعَبٍ: عَلَى الاََْمْرِ بالْمَعْرُوفِ، وَالنَّهْي عَنِ الْمُنكَرِ، وَالصِّدْقِ فِي الْمَوَاطِنِ وَشَنَآنِالْفَاسِقيِنَ: فَمَنْ أَمَرَ بِالْمَعْرُوفِ شَدَّ ظُهُورَ الْمُؤمِنِينَ، وَمَنْ نَهَى عَنِ الْمُنْكَرِ أَرْغَمَ أُنُوفَ الْمُنَافِقِينَ،مَنْ صَدَقَ فِي الْمَوَاطِنِ قَضَى مَا عَلَيْهِ، وَمَنْ شَنِىءَ الْفَاسِقِينَ وَغَضِبَ لله غَضِبَ اللهُ لَهُ وَأَرْضَاهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ. وَالْكُفْرُ عَلَى أَرْبَعِ دَعَائِمَ: عَلَى التَّعَمُّقِ وَالتَّنَازُعِ، وَالزَّيْغِ وَالشِّقَاقِ فَمَنْ تَعَمَّقَ لَمْ يُنِبْإِلَى الْحَقِّ، وَمَنْ كَثُرَ نِزَاعُهُ بِالْجَهْلِ دَامَ عَمَاهُ عَنِ الْحَقِّ، وَمَنْ زَاغَ سَاءَتْ عِنْدَهُ الْحَسَنَةُ وَحَسُنَتْ عِنْدَهُ السَّيِّئَةُ وَسَكِرَ سُكْرَ الضَّلاَلَةِ، وَمَنْ شَاقَّ وَعُرَتْعَلَيْهِ طُرُقُهُ وَأَعْضَلَعَلَيْهِ أَمْرُهُ وَضَاقَ مَخْرَجُهُ. وَالشَّكُّ عَلَى أَرْبَعِ شُعَب: عَلَى الَّتمارِي وَالهَوْلِ وَالتَّرَدُّدِ والاْسْتِسْلاَمِ فَمَنْ جَعَلَ الْمِرَاءَدَيْدَناًلَمْ يُصْبِحْ لَيْلُهُ وَمَنْ هَالَهُ مَا بَيْنَ يَدَيْهِ نَكَصَ عَلَى عَقِبَيْهِ وَمَن تَرَدَّدَ فِي الرَّيْبِوَطِئَتْهُ يَدَيْهِ نَكَصَ عَلَى عَقِبَيْهِ وَمَن تَرَدَّدَ فِي الرَّيْبِوَطِئَتْهُ سَنَابِكُ الشَّيَاطِينِ وَمَنِ اسْتَسْلَمَ لِهَلَكَةِ الدُّنْيَا وَالاَْخِرَةِ هَلَكَ فِيهِمَا. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#330033;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#666600;"&gt;Amirul Mukminin as ditanyai tentang keimanan, lalu ia berkata:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#666600;"&gt;Iman berdiri di atas empat kaki: kesabaran, keyakinan, keadilan dan jihad.&lt;br /&gt;Kesabaran pun mempunyai empat aspek: gairah, takut, zuhud, dan antisipasi (akan kematian)., maka barangsiapa bergairah untuk surga, ia akan mengabaikan hawa nafsunya; barangsiapa takut akan api (neraka), ia akan menahan diri dari perbuatan terlarang; dan barangsiapa mengantisipasi kematian ia akan bergegas kepada amal baik.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#666600;"&gt;Keyakinan juga mempunyai empat aspek: penglihatan yang bijaksana, kecerdasan dan pengertian, menarik pelajaran dari hal-hal yang mengandung pelajaran, dan mengikuti contoh orang-orang sebelumnya. Oleh karena itu, barangsiapa melihat dengan bijaksana, pengetahuan bijaksana akan terwujud kepadanya, dan barangsiapa yang terwujud padanya pengetahuan bijaksana, maka ia akan menilai obyek-obyek yang mengandung pelajaran, dan barangsiapa menilai obyek-obyek yang mengandung pelajaran, samalah dia dengan orang-orang yang terdahulu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#666600;"&gt;Keadilan juga mempunyai empat aspek: pernahaman yang tajam, pengetahuan yang mendalam, kemampuan baik untuk memutuskan, dan ketabahan yang kukuh. Oleh karena itu, barangsiapa yang memahami akan mendapatkan kedalaman pengetahuan; barangsiapa mendapatkan kedalaman pengetahuan, ia meminum dari sumber keadilan; dan barangsiapa berlaku sabar, maka ia tak akan melakukan perbuatan jahat dalam urusannya, dan akan menjalani kehidupan yang terpuji di antara manusia.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#666600;"&gt;Jihad juga mempunyai empat aspek: menyuruh orang berbuat baik, mencegah orang berbuat kemungkaran, berjuang (di jalan Allahj dengan ikhlas dan dengan teguh pada setiap kesempatan, dan membenci yang mungkar., maka barangsiapa menyuruh orang lain berbuat baik, ia memberikan kekuatan kepada kaum mukmin; barangsiapa menghentikan orang lain dari kemungkaran, ia menghinakan orang kafir; barangsiapa berjuang dengan ikhlas pada segala kesempatan, ia melaksanakan seluruh kewajibannya; dan barangsiapa membenci yang mungkar dan menjadi marah demi Allah, maka Allah akan marah untuk kepentingan dia dan akan tetap meridainya pada Hari Pengadilan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#666600;"&gt;Kekafiran berdiri pada empat topangan: mengumbar hawa nafsu, saling bertengkar, menyeleweng dari kebenaran, dan perpecahan., maka barangsiapa mengumbar hawa nafsu, ia tidak cenderung kepada yang benar; barangsiapa banyak bertengkar dalam kejahilan akan selalu buta terhadap yang benar; barangsiapa menyeleweng dari kebenaran, baginya baik menjadi buruk dan buruk menjadi baik dan ia tetap mabuk dengan kesesatan; dan barangsiapa membuat perpecahan (dengan Allah dan Rasul-Nya), jalannya menjadi sulit, urusannya menjadi rumit dan jalan lepasnya menjadi sempit.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#666600;"&gt;Keraguan mempunyai empat aspek: ketidaknalaran, ketakutan, kegoyahan dan penyerahan yang tak semestinya kepada segala sesuatu., maka barangsiapa menempuh ketidaknalaran sebagai jalannya, baginya tak ada fajar setelah malam; orang yang takut akan apa yang menimpanya harus lari tunggang langgang; orang yang goyah dalam keraguan, iblis akan memijak-mijaknya; dan orang yang menyerah kepada kebinasaan dunia dan akhirat akan binasa di dunia dan akhirat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-6266397209594391006?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/6266397209594391006/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=6266397209594391006' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/6266397209594391006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/6266397209594391006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/01/iman-kafir-ragu-dan-dukungannya.html' title='Iman, Kafir, Ragu, dan Dukungannya'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SW0JBamZWOI/AAAAAAAAAN0/XPh8hS9VKfs/s72-c/YaHussain.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-8788711182877370012</id><published>2009-01-11T10:26:00.000-08:00</published><updated>2009-01-11T10:40:49.726-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ushuluddin'/><title type='text'>Kebaikan Merubah Segalanya</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SWo9KG7IXBI/AAAAAAAAANk/-PyjFQ6kacw/s1600-h/1_519127920l.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290107956166679570" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SWo9KG7IXBI/AAAAAAAAANk/-PyjFQ6kacw/s320/1_519127920l.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;H&lt;/span&gt;idayah dari segi bahasa memiliki akar kata yang sama dengan hadiah. Dari asal katanya hidayah itu artinya pemberian yg diberikan secara lemah lembut. Menurut para ulama, hidayah itu ada beberapa macam yaitu:&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;1- &lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Hidayah Naluri&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Contohnya adalah yang diberikan kepada bayi yg baru lahir langsung bisa menyusu kepada ibunya, menangis ketika ngompol, dan lain-lain.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;2- &lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Hidayah Indrawi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Selain hidayah naluri, ada hidayah indrawi yg bisa didapat melalui panca indra. Melalui panca indra, manusia dapat mengenali bentuk, bau, rasa, suara dan raba.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;3- &lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Hidayah Akal&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Hidayah indrawi yang didapat melalui panca indra tersebut di atas kadang suka salah dalam mempersepsikan, misalnya ketika kita lihat tongkat yg tercelup di air, terlihat bengkok, padahal sebenarnya kan tidak bengkok. Nah, untuk meluruskan indra ini maka manusia membutuhkan hidayah Akal. Dimana akal bisa "meluruskan tongkat yg bengkok" tadi dengan ilmu pengetahuan yg diolahnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;4- &lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Hidayah Agama&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Di luar itu ada wilayah-wilayah yang akal tidak mampu untuk menjangkaunya, maka manusia membutuhkan hidayah lain yang dinamakan hidayah agama.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Allah Maha Adil. Semua makhluk (bukan hanya manusia) telah diberi hidayah oleh Allah SWT. Seperti disebutkan dalam Al-Quran Surat Al-A'laa: 1-3 berikut ini:&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;“Sucikanlah nama Tuhanmu yang Maha Tingi, Yang Menciptakan, dan menyempurnakan (penciptaan-Nya), Dan yang menentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk”&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Jadi semua makluk Allah itu sudah diberi hidayah. Semua manusia sudah diberi hidayah oleh Allah. Kepada manusia sudah diberi hidayah naluri, indra, akal, sudah diturunkan kitabullah, sudah diutus Nabi dan Rasul untuk menjelaskannya, dan lain-lain. Tapi &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;manusia adalah makhluk yg terhormat, dia diberi kebebasan untuk memilih jalan&lt;/span&gt;. Mau jalan yang benar atau yang salah itu adalah pilihan masing-masing individu. Kalau manusia mau ke jalan yang benar maka Allah akan tunjukkan. Kalau mau ke jalan yang sesat, maka ia akan juga sampai pada yang dipilihnya tersebut.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Jadi syarat untuk memperoleh hidayah Allah itu yang pertama adalah kita harus &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;MAU&lt;/span&gt; untuk menerimanya. Jadi kita yang harus aktif untuk mendapatkan petunjuk tersebut. Hidayah itu bak matahari, semua orang bisa mendapatkannya kalau mau. Kalau kita berlindung di dalam rumah atau ruangan yang tertutup, maka kita tidak akan dapat cahayanya. Kalau mau dapat sinar matahari, keluarlah, jangan tutupi sinarnya. Jadi dalam konteks mau tersebut, kemudian kita harus melakukan usaha-usaha yg mendukung ke arah sana. Kalau kita misalnya besok mau naik pesawat jam 5 pagi, maka kita harus bangun pagi lebih awal supaya tidak terlambat. Itu sebagai bukti bahwa kita memang mau naik pesawat jam 5 pagi tsb. Hanya mau tanpa usaha, tidak ada artinya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Selain itu, kalau kita lihat beberapa ayat al-Quran, disebut juga ada beberapa kelompok/golongan yang tidak akan diberi hidayah oleh Allah, diantaranya:&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;1- Orang-orang yg menutupi (kafir) kebenaran. Mereka ini menutup mata dan telinganya untuk memperoleh kebenaran. Orang semacam ini kata Allah tidak akan mendapat petunjuk kebenaran tersebut:&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;“Sesungguhnya mengundur-undurkan bulan Haram itu[642][1] adalah menambah kekafiran. disesatkan orang-orang yang kafir dengan mengundur-undurkan itu, mereka menghalalkannya pada suatu tahun dan mengharamkannya pada tahun yang lain, agar mereka dapat mempersesuaikan dengan bilangan yang Allah mengharamkannya, Maka mereka menghalalkan apa yang diharamkan Allah. (syaitan) menjadikan mereka memandang perbuatan mereka yang buruk itu. dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir” (QS At-Taubah: 37)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;2- Orang-orang fasik, yaitu orang-orang yang bergelimang dosa, orang yang tahu mana yang benar dan mana yang salah tapi dia tetep melakukan dosa demi dosa.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;“Kamu memohonkan ampun bagi mereka atau tidak kamu mohonkan ampun bagi mereka (adalah sama saja). kendatipun kamu memohonkan ampun bagi mereka tujuh puluh kali, namun Allah sekali-kali tidak akan memberi ampunan kepada mereka. yang demikian itu adalah Karena mereka kafir kepada Allah dan Rasul-Nya. dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.” (QS At-Taubah: 80)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;3- Orang-orang yg melupakan Allah, maka Allah pun akan melupakannya&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang Telah diberikan kepada mereka, kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang Telah diberikan kepada mereka, kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, Maka ketika itu mereka terdiam berputus asa” (QS Al-An'am:44.)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;“Mereka telah lupa kepada Allah, Maka Allah melupakan mereka.” (QS At-Taubah: 67)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kemudian setelah mau dan berusaha sekuat daya untuk mencarinya dan menghindari untuk masuk ke dalam golongan-golongan yang tidak akan diberi hidayah Allah, maka selanjutnya yang bisa kita lakukan adalah berdoa supaya kita selalu diberi petunjuk dan bimbingan ke jalan yang lurus. Mangkanya setiap Sholat, kita selalu bermohon:&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Ihdina as-shirat al-mustaqiim". (Ya Allah, bimbinglah kami ke jalan yang lurus)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;“Shirat al-ladziina ‘an‘amta ‘alaihim” (Jalannya orang2 yg Engkau beri Nikmat)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;“Ghairi al-Maghdubi alaiihim wa la ad-Dhaalin”. (Bukan Jalan orang-orang yangg dimurkai dan juga sesat).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Konteks permohonan dalam surat al-Fatihah yang dikutip di atas dimaksudkan untuk bukan sekedar meminta petunjuk untuk kita melaksanakannya. Tapi juga bermohon untuk diantar/dibimbing sampai ke jalan yang lurus tersebut, yaitu as-sirath al-mustaqim. Karena bisa saja kita tahu petunjuk jalan ke suatu tempat, tapi pada prakteknya kita melenceng tersesat ke mana-mana karena berbagai sebab.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Jadi semua orang bisa mendapatkan hidayah Allah, kalau syarat-syarat itu dilakukan. Kalau syarat-syarat nya sudah dilakukan, kemudian dia sudah melakukan usaha sekuat tenaga tapi belum menemukan kebenaran, mungkin juga belum nemui orang yang menyampaikan risalah Allah kepadanya (mungkin seperti orang-orang pedalaman papua, dayak, dan lain-lain), maka Allah Maha Adil dan Bijaksana. Wallahu a’lam bishowab&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-8788711182877370012?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/8788711182877370012/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=8788711182877370012' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/8788711182877370012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/8788711182877370012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/01/kebaikan-merubah-segalanya.html' title='Kebaikan Merubah Segalanya'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SWo9KG7IXBI/AAAAAAAAANk/-PyjFQ6kacw/s72-c/1_519127920l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-5213728833823393734</id><published>2009-01-10T08:58:00.000-08:00</published><updated>2009-01-10T09:01:44.824-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keadilan'/><title type='text'>Antara Kuala Lumpur Dan Gaza</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SWjUb7kFmCI/AAAAAAAAALc/usw3z_8mDOE/s1600-h/166563745010l.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289711338657257506" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 233px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SWjUb7kFmCI/AAAAAAAAALc/usw3z_8mDOE/s320/166563745010l.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#33cc00;"&gt;Sifat-sifat Orang Mukmin&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#339999;"&gt;Wahai hamba-hamba Allah! Yang paling dicintai Allah ialah orang yang diberi Allah kemampuan (untuk bertindak) melawan hawa nafsunya, sehingga batinnya (larut) dalam kesedihan dan zahirnya terliput dalam takut. Lampu petunjuk bernyala dalam hatinya. la telah menyediakan pelipur untuk hari yang akan menimpanya. la memandang yang jauh sebagai dekat kepada dirinya, dan memandang yang sukar sebagai yang ringan. la menengok dan melihat; ia mengingat (Allah) dan memperbesar (tempo) amal-annya. la meminum air segar yang jalan ke sumbernya telah dimudahkan. Maka ia minum sepuasnya dan mengambil jalan yang rata. la telah menanggalkan busana nafsu dan melepaskan kecemasan, kecuali satu kecemasan yang khas baginya. la selamat dari kesesatan dan perkawanan dengan orang yang mengikuti hawa nafsunya. la telah menjadi kunci bagi pintu-pintu petunjuk, dan gembok bagi pintu-pintu kehancuran.la telah melihat jalannya dan berjalan di atasnya. la mengetahui tiang (petunjuk)nya dan telah menyeberangi airnya yang dalam. la telah berpegang pada topangan yang paling terpercaya dan tali yang paling kuat. la berada di tingkat keyakinan yang seperti cerahnya matahari. la telah menetapkan dirinya bagi Allah Yang Mahasuci, karena melaksanakan perbuatan-perbuatan yang paling luhur dengan menghadapi segala yang menimpanya dan dengan mengambil setiap langkah yang diperlukan untuk itu. la lampu dalam kegelapan. la penghalau semua kebutaan, kunci kepada yang gelap, penyingkir semua keruwetan, dan pandu di gurun-gurun yang luas. Bila ia bicara ia memahamkan, sedang bila ia diam maka amanlah berlaku demikian. la melakukan segala sesuatu semata-mata bagi Allah, maka Allah pun menjadikannya milik-Nya sendiri. Maka, ia seperti tambang keimanan (kepada)-Nya, dan sebagai batang di bumi-Nya. la telah mewajibkan dirinya (mengikuti) keadilan.Langkah pertama dari keadilannya ialah penolakan hawa nafsu hatinya. la menggambarkan hak dan berbuat sesuai dengan itu. Tak ada kebaikan yang tidak ditujunya, tak ada pula kemungkinan tempat (kebajikan) dari Al-Qur'an yang tidak dicarinya. Karena itu, Al-Qur'an adalah pandu dan pemimpinnya. la turun bila Al-Qur'an menurunkan beratnya, dan ia diam di mana Al-Qur'an mendiamkannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-5213728833823393734?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/5213728833823393734/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=5213728833823393734' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/5213728833823393734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/5213728833823393734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/01/antara-kuala-lumpur-dan-gaza.html' title='Antara Kuala Lumpur Dan Gaza'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SWjUb7kFmCI/AAAAAAAAALc/usw3z_8mDOE/s72-c/166563745010l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-7068667221764006222</id><published>2009-01-09T07:31:00.000-08:00</published><updated>2009-01-09T07:44:54.188-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Yudas Iskariot'/><title type='text'>Yahudi Orthodox</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SWdw54J9mWI/AAAAAAAAAJU/kghsjGs8Sq4/s1600-h/RE501BG5+(1).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289320426998962530" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SWdw54J9mWI/AAAAAAAAAJU/kghsjGs8Sq4/s320/RE501BG5+(1).jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;'Talmud' adalah penjelasan seputar hukum Taurat yang berasal dari dua bagian, iaitu 'misnah' dan 'gemara'. Yahudi Orthodox percaya bahwa penjelasan Taurat telah diajarkan secara lisan oleh Musa as dan dilanjutkan secara turun -temurun hingga 2 Masehi. Setelah itu pengajaran secara lisan [oral tradition ] tidak dipraktekkan lagi tapi dikodefikasikan ke dalam sebuah kitab yang disebut 'mishnah'. Selama kurun itu, berbagai komentar dan interpretasi lanjutan diikutsertakan baik semasa di Yeruselam maupon Babilonia. Tambahan [dari Babilonia] ini disebut 'gemara'. Pada abad ke-5 M, dua kitab itu dikompilasi menjadi satu dan disebut 'tahmud'. [lih. Tracey R Rich, Judaism 101, bab "Words","Torah (Basic)", JewFAQ Organization, Electronic version].&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-7068667221764006222?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/7068667221764006222/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=7068667221764006222' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/7068667221764006222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/7068667221764006222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/01/yahudi-orthodox.html' title='Yahudi Orthodox'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SWdw54J9mWI/AAAAAAAAAJU/kghsjGs8Sq4/s72-c/RE501BG5+(1).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-2162737424825623774</id><published>2009-01-09T07:14:00.000-08:00</published><updated>2009-01-09T07:20:50.169-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DENGAN NAMA ALLAH'/><title type='text'>Anda Bukan Mukmin.</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SWdqnAgpU1I/AAAAAAAAAJM/TH-SnwpBpQE/s1600-h/bismi-circle.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289313505754305362" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 72px; CURSOR: hand; HEIGHT: 72px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SWdqnAgpU1I/AAAAAAAAAJM/TH-SnwpBpQE/s320/bismi-circle.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663333;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;S&lt;/span&gt;ementara orang (jenis) lain adalah orang yang menamakan dirinya berilmu tetapi tidak berilmu. la mengumpul-ngumpulkan kejahilan dari orang jahil, dan kesesatan dari orang tersesat. la memasang bagi manusia jerat dari tali-tali penipuan dan ucapan-ucapan tak benar. la mengambil (pengertian) Al-Qur'an menurut pandangannya sendiri dan hak menurut hawa nafsunya. la membuat orang merasa selamat dari dosa-dosa besar dan meremehkan kejahatan-kejahatan yang parah. Katanya ia menunggu (kejelasan) atas keraguan, tetapi ia tetap tercelup di dalamnya, katanya ia menjauh dari bid'ah padahal sesungguhnya ia terbenam di dalamnya. Bentuknya adalah manusia, tetapi hatinya binatang. la tak mengenal pintu petunjuk untuk diikuti maupun pintu kesesatan untuk dijauhi. Mereka adalah mayat-mayat hidup.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-2162737424825623774?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/2162737424825623774/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=2162737424825623774' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/2162737424825623774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/2162737424825623774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2009/01/anda-bukan-mukmin.html' title='Anda Bukan Mukmin.'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SWdqnAgpU1I/AAAAAAAAAJM/TH-SnwpBpQE/s72-c/bismi-circle.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-4251007920518172254</id><published>2008-12-31T10:15:00.000-08:00</published><updated>2008-12-31T10:17:43.272-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friendster Buletin'/><title type='text'>Ciptakan Kejahatan?</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SVu3ExIidtI/AAAAAAAAAH8/xT-_9BJwJPM/s1600-h/PhotoFunia_d88485.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5286019880185919186" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 228px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SVu3ExIidtI/AAAAAAAAAH8/xT-_9BJwJPM/s320/PhotoFunia_d88485.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?&lt;br /&gt;Apakah kejahatan itu ada?&lt;br /&gt;Apakah Tuhan menciptakan kejahatan?&lt;br /&gt;Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini, “Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?”&lt;br /&gt;Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, “Betul, Dia yang menciptakan semuanya”. “Tuhan menciptakan semuanya?” Tanya professor sekali lagi.&lt;br /&gt;“Ya, Pak, semuanya” kata mahasiswa tersebut.&lt;br /&gt;Profesor itu menjawab, “Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan.”&lt;br /&gt;Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut.&lt;br /&gt;Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.&lt;br /&gt;Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, “Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?”&lt;br /&gt;“Tentu saja,” jawab si Profesor&lt;br /&gt;Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, “Profesor, apakah dingin itu ada?”&lt;br /&gt;“Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah sakit flu?” Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.&lt;br /&gt;Mahasiswa itu menjawab, “Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.&lt;br /&gt;Mahasiswa itu melanjutkan, “Profesor, apakah gelap itu ada?”&lt;br /&gt;Profesor itu menjawab, “Tentu saja itu ada.”&lt;br /&gt;Mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi anda salah, Pak. Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bias menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.”&lt;br /&gt;Akhirnya mahasiswa itu bertanya, “Profesor, apakah kejahatan itu ada?”&lt;br /&gt;Dengan bimbang professor itu menjawab, “Tentu saja seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan.”&lt;br /&gt;Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi Anda salah, Pak. Kajahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kejahatan.&lt;br /&gt;Kajahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya.”&lt;br /&gt;Profesor itu terdiam.&lt;br /&gt;Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein (Kisah Nyata)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-4251007920518172254?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/4251007920518172254/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=4251007920518172254' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/4251007920518172254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/4251007920518172254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2008/12/ciptakan-kejahatan.html' title='Ciptakan Kejahatan?'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SVu3ExIidtI/AAAAAAAAAH8/xT-_9BJwJPM/s72-c/PhotoFunia_d88485.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-2401548052091336668</id><published>2008-12-19T19:55:00.000-08:00</published><updated>2008-12-19T20:05:48.128-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friendster Buletin'/><title type='text'>ALLAH-RASUL-ULUL AMR</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Konsep Kepemimpinan Dalam Islam&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu prinsip utama Islam yang mendapat perhatian besar Al Quran adalah prinsip wilayah. Al Quran menyebutnya hingga 236 kali. 124 kali dalam bentuk kata benda dan 112 kali dalam bentuk kata kerja. Salah satunya adalah yang terdapat pada surat Al-Maidah ayat 55 dan 56. Pada kedua ayat ini Al Quran menggunakan kedua bentuk kata wilayah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya wali (bentuk kata benda) kalian adalah Allah, Rasul-Nya dan orang-orang mukmin yang mendirikan shalat dan mengeluarkan zakat saat mereka sedang ruku'. Maka barangsiapa yang berwilayah (kata kerja : yatawallâ) kepada Allah, Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, sesungguhnya partai Allah adalah yang menang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara bahasa, wilayah atau walayahyang berakar dari kata w-l-y pada dasarnya mengandung makna kedekatan, apakah itu kedekatan jasmaniyah atau kedekatan maknawiyah. Karena itu, ia kadang berarti berteman, menolong, mencintai, mengikuti, menteladani, memimpin atau mematuhi. Karena makna-makna tersebut pada dasarnya merujuk pada makna adanya kedekatan antara pelaku, subyek, dan penderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata wâlî (isim fail: nama pelaku) misalnya, kadang berarti teman, pembela, atau pemimpin; tergantung penggunaannya. Ketiga makna yang berbeda ini sesungguhnya memiliki dasar yang sama, yakni adanya kedekatan antara subjek dengan objek. Karena itu ia bisa berarti salah satunya atau keseluruhannya, tergantung qarinah, keadaan yang menyertainya dalam pembicaraan. Ayat 5 : 55-56 di atas misalnya, walayah (wali) digunakan dalam arti kepemimpinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi maknanya: "Sesungguhnya pemimpin kalian adalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang beriman yang mendirikan shalat dan mengeluarkan zakat ketika mereka sedang ruku. Maka barangsiapa yang menjadikan Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang yang beriman sebagai pemimpinnya, sesungguhnya partai Allah adalah yang menang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu pada ayat 10 : 62, walayah(auliya') dimaksudkan sebagai kekasih: "Ketahuilah, sesungguhnya para kekasih Allah (Auliya' Allah) tidak memiliki rasa takut dan tidak pernah gusar". Sehubungan dengan itu, Al Quran banyak berbicara tentang bagaimana seharusnya kita menyikapi persoalan wilayah ini. Atau dengan kata lain, bagaimana seharusnya kita berwilayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Quran menjelaskan terdapat dua bentuk wilayah, yaitu wilayah positif dan wilayah negatif. Wilayah positif ialah wilayah yang diseru oleh Allah, sedangkan wilayah negatif ialah wilayah yang dilarang Allah. Maksudnya ialah Allah memerintahkan kita agar berwilayah kepada pihak-pihak yang diperkenankan-Nya (wilayah positif) dan melarang kita berwilayah kepada pihak-pihak yang tidak diperkenankan-Nya (wilayah negatif).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;Wilayah Negatif&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan wilayah negatif, Al Quran dengan tegas mengatakan bahwa kaum Muslimin dilarang berwilayah kepada orang-orang yang berada di luar barisan mereka, yakni orang-orang kafir. Firman Allah: "Hai orang-orang yang beriman! Jangan kamu angkat musuh-Ku dan musuhmu sebagai wali-wali, yang kamu curahkan cinta kasihmu kepada mereka. Karena mereka telah mengingkari kebenaran yang datang kepadamu, mengusir Rasulullah, dan mengusir kamu karena imanmu kepada Allah Tuhanmu."(QS. 60:1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu karena orang-orang yang jelas-jelas menolak kebenaran, tidak dapat dipercaya. Dalam diri mereka tersimpan rasa permusuhan dan ketidaksenangan terhadap kaum Muslimin. Al Quran menegaskan: "Jika mereka menangkap kamu, mereka memperlakukanmu sebagai musuh dan bertindak buruk terhadapmu dengan tangan dan lidah mereka. Mereka ingin kamu kembali kafir lagi."(QS 60:2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi larangan ini tidak berarti bahwa kaum Muslimin juga dilarang berbuat baik kepada orang-orang luar (non muslim) yang tidak punya maksud buruk terhadap kaum Muslimin. Sama sekali tidak. Al Quran dengan jelas menyatakan: "Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil kepada orang-orang yang tidak memerangimu dalam agama dan mengusir kamu dari tempatmu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat adil." (QS 60: 8 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam adalah agama rahmatan lil-'âlamîn. Agama yang menyeru umatnya untuk berbuat baik kepada siapa pun. Akan tetapi karena di antara orang-orang kafir itu terdapat orang-orang yang punya maksud buruk terhadap Islam, kaum Muslimin harus selalu waspada dan tidak boleh lengah sedikitpun. Sebab jika mereka lengah, orang-orang kafir itu dapat menguasai kaum Muslimin. Untuk itu wilayah tidak boleh diberikan kepada orang-orang kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Wilayah Positif&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada dua bentuk wilayah positif yang mesti dilakukan oleh kaum Muslimin, yaitu wilayah terhadap kaum Muslimin secara umum, disebut Wilayah Positif Umum. Dan wilayah kepada pihak-pihak tertentu secara khusus, Wilayah Positif Khusus. Ada banyak penjelasan tentang kedua hal ini secara khusus di dalam Al Quran. Demikian pula penjelasan oleh Nabi SAWW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.1.&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#ff0000;"&gt;Wilayah Positif Umum&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Al Quran menegaskan bahwa kaum Muslimin satu sama lain adalah wali terhadap yang lainnya. "Wal Mu`minûna wal mu`minâtu ba'dhuhum auliyâ`u ba'dh." (QS 9:71) Mereka adalah saudara, innamal mu'minûna ikhwah. (QS 49: 10) Hubungan sesamanya didasarkan pada cinta kasih, ruhamâ`u bainahum (QS 48:29).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Nabi SAWW menggambarkan bahwa kaum Muslimin itu bagaikan satu tubuh. Jika salah satu anggotanya sakit, maka anggota yang lain ikut sakit. Karena itu kaum Muslimin tidak boleh gontok-gontokan (QS 8:46). Harus bersatu (QS 3: 103) dan membangun hubungan di antara mereka dengan saling percaya (QS 48:12). Jika demikian, maka kaum Muslimin akan jaya selamanya. "Janganlah kamu bersikap lemah dan jangan pula bersikap gusar. Sesungguhnya kamulah yang unggul, jika kamu beriman."(QS 3: 139)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.2.&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Wilayah Positif Khusus&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud di sini adalah wilayah kepada Ahlul Bayt, keluarga suci Nabi SAWW. Ahlussunnah dan Syi'ah sepakat bahwa Nabi SAWW menuntut umatnya agar berwilayah kepada Ahlul Bayt a.s. Al Quran Surat As-Syura (42) 23 menegaskan: “Katakan: "Aku tidak minta upah apapun atas risalahku ini kecuali cinta kepada keluarga(ku)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula ayat 55-56 Surat Al-Maidah (5): "Sesungguhnya (wali) pemimpin kamu ialah Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman yang mendirikan shalat dan mengeluarkan zakat saat mereka ruku".Para ahli tafsir menjelaskan bahwa orang beriman yang dimaksud dalam ayat di atas adalah Imam Ali ibn Abi Thalib a.s. Nabi SAWW berkata: "Barangsiapa yang menganggapku sebagai maula,, pemimpinnya, maka Ali adalah maula, pemimpinnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, wilayah kepada Ahlul Bayt a.s. dapat dibagi dalam beberapa bentuk. Pertama, wilayah mahabbahatau kecintaan kepada Ahlul Bayt a.s. Kedua, wilayah imamahatau menteladani dan mengikuti Ahlul Bayt a.s. Ketiga, wilayah zi’âmah atau mengakui Ahlul Bayt a.s. sebagai pemimpin-pemimpin sosial dan politik. Dan keempat wilayah tasharrufatau mengakui Ahlul Bayt a.s. memiliki kemampuan "mengendalikan" alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Wilayah Mahabbah&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta kepada Ahlul Bayt a.s. merupakan keharusan yang tidak terbantahkan. Puluhan bahkan ratusan hadis menyeru kita untuk mencintai Ahlul Bayt a.s., apakah itu hadis Sunni atau Syi’ah. Bahkan ahli tafsir terkenal, Fakhrur Razi, penulis kitab At-tafsîrul Kabîr, yang dalam masalah khilafah menyerang keras pandangan Syi’ah, menukil banyak hadis tentang kewajiban mencintai Ahlul Bayt a.s. Antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Barangsiapa yang meninggal dunia dalam kecintaan kepada keluarga Muhammad (Ahlul Bayt), maka ia mati sebagai syuhada. Ketahuilah, barangsiapa meninggal dunia dalam kecintaan kepada keluarga Muhammad, mati sebagai orang yang telah diampuni dosa-dosanya oleh Allah. Ketahuilah, barangsiapa meninggal dunia dalam kecintaan kepada keluarga Muhammad, mati sebagai orang yang taubat kepada Allah. Dan ketahuilah, barangsiapa yang meninggal dunia dalam kecintaan kepada keluarga Muhammad, mati sebagai orang yang telah sempurna imannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkenaan dengan kecintaan kepada Ahlul Bayt a.s. ini, lmam Syafi’i telah menggubah beberapa syair kecintaan kepada Ahlul Bayt. Antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#cc33cc;"&gt;Wahai Ahlul Bayt Rasulullah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencintai kalian diwajibkan Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkatmu agung sudah jelaslah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Al Quran terdapat bahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa meninggalkan shalawat untuk kalian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalat tidak sah, begitu hukumnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggi kedudukan, tinggi derajat kalian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan karunia Allah semuanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Ali serta Fatimah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipuji orang dengan sanjungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasti ada orang amarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menamakan Rafdhi dalam kenangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kutanyai orang berbudi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kuat imannya kepada Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencintai Fatimah bukan Rafdhi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya mencintai Rasulullah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalawat Tuhan tidak terhingga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Ahlul Bayt serta salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laknat turun tangga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada jahiliyah masa silam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pada itu diceritakan bahwa Farazdaq, penyair terkenal pada abad pertama Hijrah yang secara spontan melontarkan syair-syair pujian kepada Imam Ali Zainal Abidin a.s. putra lmam Husein a.s. tatkala Ibn Hisyam, penguasa Umaiyah, pura-pura tidak mengenalnya saat ia dengan kesal menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri, betapa orang-orang memberi jalan kepada Imam agar dapat bertawaf dengan baik. Sementara ia sendiri harus menanti berjam-jam menunggu sepinya petawaf. Ketika ditanya dalam mimpi sesudah ia meninggal dunia, apa yang dialaminya? Farazdaq menjawab bahwa ia telah diselamatkan oleh syair-syair pujiannya kepada Imam Ali Zainal Abidin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, maka seluruh kaum muslimin, siapa pun mereka, harus mencintai Ahlul Bayt Rasulullah SAWW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Wilayah Imamah&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan Wilayah Imamah ialah al-marjaiyyah al-diniyyah atau posisi sebagai panutan dalam masalah-masalah agama dan akhlak. Umat harus menteladani mereka dan merujuk kepada mereka dalam masalah-masalah agama. Cinta saja, dalam arti kecenderungan perasaan, masih belum cukup. Cinta harus diikuti oleh sikap menteladani orang yang dicintai. Itulah maksud dari firman Allah (QS 3:31): “Katakanlah : "Jika kamu mencintai Allah, maka ikutilah aku. Dengan demikian, Allah akan mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah arti cinta sejati. Tentang Rasulullah, Allah berfirman: "Sesungguhnya pada diri Rasulullah terdapat suri teladan yang baik buat kamu." (QS 33:21) Ayat ini menjelaskan tentang wilayah imamah yang dimiliki Rasullulah SAWW. Kaum muslimin harus merujuk kepada Rasulullah SAWW dan menjadikannya sebagai teladan dalam kehidupan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah Rasulullah SAWW, posisi ini dipikul oleh Ahlul Bayt a.s. Nabi SAWW bersabda: "Kutinggalkan pada kamu dua hal yang berat (tsaqalain), jika kamu berpegang kepada keduanya niscaya kamu tidak akan sesat untuk selamanya, yaitu Kitab Allah dan keluargaku, Ahlul Baytku. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadis Nabi tentang keharusan mengikuti Ahlul Bayt a.s. ini adalah hadis yang shahih, bahkan mutawatir. Semua ulama sepakat tentang kebenaran hadis ini dan tidak seorang pun yang berani menolaknya. Ia diriwayatkan oleh lebih dari 20 Sahabat Nabi. Karena itu ia termasuk di antara hadis-hadis yang qat'iy, yang kepastiannya tidak dapat diragukan oleh siapa pun. Selain hadis tsaqalain ini terdapat banyak hadis lain yang memiliki makna yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya hadis : "Barangsiapa yang ingin hidup seperti aku, maka ia harus berwilayah kepada Ali sesudahku dan mengikuti para imam dan keluargaku yang telah dikaruniai dengan pengetahuan dan kecerdasan. Celakalah orang-orang yang mengingkari keunggulan mereka. Orang-orang seperti ini akan dicabut keperantaraanku untuk kepentingan mereka." dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Wilayah Ze’âmah&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wilayah Ze’âmah atau kepemimpinan sosial-politik ialah otoritas yang diberikan Allah kepada nabi-Nya untuk mengatur urusan kemasyarakatan, tidak terkecuali masalah kekuasaan. Nabi SAWW adalah Wali Amril Muslimin atau penguasa Islam. Sesudah Nabi SAWW, otoritas atau wilayah ze’âmah ini dilimpahkan kepada Ahlul Bayt a.s. Merekalah yang dimaksud dalam firman Allah: "Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul dan para Wali Amr kamu." (QS 4:59) Berdasarkan hadis yang sahih, wali amr kamu di sini adalah para lmam Ahlul Bayt a.s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Wilayah Tasharruf&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wilayah Tasharruf atau Wilayah Maknawiyahialah kemampuan yang diberikan Allah kepada seseorang yang telah mencapai maqam qurb, posisi kedekatan dengan Allah yang sedemikan rupa sehingga yang bersangkutan dianugrahkan kekuasaan mengendalikan alam dan jiwa manusia. Wilayah ini adalah wilayah tertinggi yang mungkin dapat dicapai oleh manusia. Al Quran dengan tegas menyatakan adanya orang-orang tertentu yang dianugrahi wilayahini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang di antara mereka adalah Nabi Sulaiman a.s. Ia dianugrahi Allah misalnya, kemampuan mengatur perjalanan angin. "Maka Kami tundukkan angin untuknya yang berhembus dengan baik menurut kemana saja yang dikehendakinya."(QS. 38:36) Demikian pula kekuatan yang diberikan Allah: "Berkatalah orang yang mempunyai ilmu dari Kitab: "Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip." Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, ia berkata : "Ini semua merupakan karunia Tuhanku." (QS. 27:40)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi wilayah ini tidak didapat oleh sembarang orang. Hanya orang-orang tertentu yang telah mencapai kedudukan yang sangat dekat dengan Allah, yang dapat mencapainya. Tentu saja Rasulullah SAWW adalah orang yang paling utama dalam hal ini. Beliau memiliki wilayah tasharruf yang paling tinggi. Sesudah Rasulullah, para Imam suci Ahlul Bayt a.s. adalah orang-orang yang dianugrahi Allah wilayah ini. Oleh karena itu, maka Islam memerintahkan kita untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui orang-orang suci ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[oleh: &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Murtadha Muthahhari&lt;/span&gt;]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-2401548052091336668?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/2401548052091336668/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=2401548052091336668' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/2401548052091336668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/2401548052091336668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2008/12/allah-rasul-ulul-amr.html' title='ALLAH-RASUL-ULUL AMR'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-4917906643563919735</id><published>2008-12-16T07:04:00.000-08:00</published><updated>2008-12-16T07:24:49.811-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dari Adam as Hingga Isa as'/><title type='text'>Tanah, Cahaya, Air, Angin Dan Api</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SUfIMzfE8EI/AAAAAAAAAHU/cgiCi_THRSk/s1600-h/TATTOO_DESIGNS.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5280409210419736642" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 182px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SUfIMzfE8EI/AAAAAAAAAHU/cgiCi_THRSk/s320/TATTOO_DESIGNS.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#663333;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;D&lt;/span&gt;iriwayatkan dari ash-Shadiq as bahwasanya dia berkata,"Sesungguhnya yang pertama kali melakukan kias adalah Iblis. Iblis berkata,&lt;span style="font-size:180%;color:#cc0000;"&gt;'Engkau ciptakan saya dari api, sedang dia Engkau ciptakan dari tanah.'&lt;/span&gt; Dan seandainya Iblis mengetahui apa yang diciptakan Allah bagi Adam, niscaya dia tidak akan membanggakan dirinya kepada Adam." Kemudian ash-Shadiq as berkata," Sesungguhnya Allah &lt;em&gt;Azza wa Jalla &lt;/em&gt;menciptakan malaikat dari cahaya, menciptakan al-jann dari api, menciptakan jin (golongan al-jann) segolongan dari angin dan segolongan lagi dari air, dan menciptakan Adam dari permukaan tanah, kemudian Dia memasukkan cahaya, api, angin, dan air ke dalam tubuh Adam. Maka, dengan cahaya itulah Adam dapat melihat, memahami, dan mengerti; dengan api itulah dia dapat makan dan minum, dan seandainya bukan karena api di dalam perut (anak Adam), niscaya perut itu tidak akan dapat menggiling makanan; seandainya bukan karena angin di dalam perut anak Adam, niscaya api akan membakar perut; dan seandainya bukan karena air di dalam perut Adam yang memadamkan panasnya api, niscaya api itu akan membakar perut anak Adam. Maka Allah menghimpunkan semua itu dalam diri Adam dan pada diri Iblis terdapat lima elemen itu juga, lalu dia membanggakan dirinya dengannya."&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#000099;"&gt;[5]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#000099;"&gt;[5] Al-Ikhtishash, hal. 109, bab "Kias".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-4917906643563919735?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/4917906643563919735/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=4917906643563919735' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/4917906643563919735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/4917906643563919735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2008/12/tanah-cahaya-air-angin-dan-api.html' title='Tanah, Cahaya, Air, Angin Dan Api'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SUfIMzfE8EI/AAAAAAAAAHU/cgiCi_THRSk/s72-c/TATTOO_DESIGNS.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-8387945406703054655</id><published>2008-12-13T20:30:00.000-08:00</published><updated>2008-12-13T20:58:33.913-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dari Adam as Hingga Isa as'/><title type='text'>Akal Yang Tertinggi</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SUSSWDczm5I/AAAAAAAAAHM/vwMQAHr5Nj0/s1600-h/251120082507.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279505570765970322" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SUSSWDczm5I/AAAAAAAAAHM/vwMQAHr5Nj0/s320/251120082507.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;Asy-Syami pernah bertanya kepada Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib as tentang orang pertama yang mengucapkan syair, Amirul Mukminin Ali bin Abi Tholib as menjawab,"(Orang yang pertama kali mengucapkan syair adalah) Adam. Ketika Adam diturunkan ke bumi dari langit, dia melihat tanahnya, kelapangannya, dan cuacanya, sampai Qabil membunuh Habil, Adam mengucapkan bait syair ini:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#009900;"&gt;Berubahlah negeri dan semua yang ada atasnya, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#009900;"&gt;wajah bumi tertutup debu nan jelek.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#009900;"&gt;Berubah segala yang memiliki warna dan rasa,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#009900;"&gt;dan berkuranglah keceriaan wajah yang senang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;Kemudian Iblis yang terkutuk bereaksi dengan syairnya;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#993300;"&gt;Tersingkir sudah dari negeri dan penghuninya,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#993300;"&gt;Jauh dari kekekalan menjadi sempit yang lapang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#993300;"&gt;Dahulu kau bersama pasanganmu menetap nyaman,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#993300;"&gt;Sedang hatimu dari derita dunia aman.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#993300;"&gt;Belum kau terkena tipu dan kejahatanku,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#993300;"&gt;Hingga nilai tinggi akhirnya hilang darimu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#993300;"&gt;Sungguh jikalau rahmat Sang Kuasa tidak kau korbankan,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#993300;"&gt;Pastilah udara surga abadi masih di genggam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;Diriwayatkan dari Abu Abdillah as, dia berkata,"Dahulu binatang-binatang liar, burung, binatang-binatang buas, dan segala sesuatu yang diciptakan Allah 'Azza wa jalla bergabung dan Saling berhubungan. Namun ketika Anak Adam (Qabil) membunuh saudaranya (Habil), maka mereka berlarian ketakutan satu sama lain, dan masing-masing hanya kembali kepada kawanannya."&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#000000;"&gt;96&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#333399;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#333399;"&gt;'&lt;span style="color:#000000;"&gt;Ilal asy-Syara'i', jil.2, hal. 267, bab 340 dengan nomor 2.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-8387945406703054655?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/8387945406703054655/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=8387945406703054655' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/8387945406703054655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/8387945406703054655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2008/12/akal-yang-tertinggi.html' title='Akal Yang Tertinggi'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SUSSWDczm5I/AAAAAAAAAHM/vwMQAHr5Nj0/s72-c/251120082507.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-8612067632367315747</id><published>2008-12-01T07:52:00.000-08:00</published><updated>2008-12-13T21:02:04.519-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keadilan'/><title type='text'>Pewangi Keimanan</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/STQKOXzAZaI/AAAAAAAAAGk/wpNEaipzqtk/s1600-h/PhotoFunia_d8db8b.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274852305580090786" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 276px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/STQKOXzAZaI/AAAAAAAAAGk/wpNEaipzqtk/s320/PhotoFunia_d8db8b.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Keadilan Ilahi dalam Al-Quran&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;P&lt;/span&gt;erlu ditegaskan bahwa dalam al-Quran al-Karim kata “al-adl” dan variannya tidak pernah digunakan dan dinisbahkan kepada Tuhan&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#a6" name="b6"&gt;[6]&lt;/a&gt;, akan tetapi, keadilan ilahi hanya digunakan semata-mata untuk menjelaskan “penafian kezaliman”, sebagai contoh sejumlah ayat menjelaskan bahwa Tuhan tidak pernah menzalimi hak–hak manusia. Allah Swt berfirman, “sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim kepada manusia sedikitpun akan tetapi manusia itulah yang berbuat zalim kepada diri mereka sendiri.”&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#a7" name="b7"&gt;[7]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dan dalam sebagian ayat menjelaskan bahwa keadilan Tuhan memiliki lapangan yang lebih luas, “dan Tuhanmu tidak menzalimi seorang juapun.”&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#a8" name="b8"&gt;[8]&lt;/a&gt; Dan, “dan tiadalah Allah berkehendak untuk menzalimi dan menganiaya hamba-hambaNya.”&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#a9" name="b9"&gt;[9]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan “al-alamin” disini mungkin seluruh makhluk yang berakal seperti manusia jin dan malaikat serta juga ada kemungkinan yang dimaksud adalah seluruh alam jagat raya, keadilan Ilahi batasannya lebih luas daripada hanya mengkhususkan kepada kelompok manusia saja. Dan sebagian ayat menjelaskan keadilan takwini Tuhan, “Allah menyatakan bahwa tidak ada tuhan melainkan Dia. Yang menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang-orang yang dianugerahi ilmu menyatakan bahaw tidak ada Tuhan melainkan Dia.”&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#a10" name="b10"&gt;[10]&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#a11" name="b11"&gt;[11]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah ayat juga menjelaskan keadilan tasyri’i, “kami tidak membebani setiap jiwa kecuali ia mampu memikulnya.”&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#a12" name="b12"&gt;[12]&lt;/a&gt; Dan, “katakanlah bahwa Tuhanku memerintahkanku untuk berbuat adil dan menjalankan keadilan.”&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#a13" name="b13"&gt;[13]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula halnya sejumlah ayat juga menegaskan dan menjadi saksi atas keadilan hukum Tuhan, “dan kami memasang timbangan yang tepat (keadilan) pada hari kiamat maka tak seorangpun dirugikan barang sedikitpun.”&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#a14" name="b14"&gt;[14]&lt;/a&gt; Dan, “Dialah yang memulai penciptaan kemudian mengembalikannya (menghidupkannya) untuk memberikan pembalasan bagi orang yang beriman dan beramal shaleh dengan penuh adil.”&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#a15" name="b15"&gt;[15]&lt;/a&gt; Dan, “Dan kami sekali-kali tidak akan mengazab sebuah kaum sebelum kami mengutus kepada mereka seroang rasul.”&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#a16" name="b16"&gt;[16]&lt;/a&gt; Serta, “Sesungguhnya Allah tidak sekali-kali menganiaya mereka akan tetapi merekalah yang menganiaiya diri mereka sendiri.”&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#a17" name="b17"&gt;[17]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ayat terakhir menjelaskan tentang azab-azab yang menimpa para pemimpin yang zalim dan al-Quran dengan meyebutkan akibat dari perbuatan mereka bahwa balasan dan siksa Tuhan bukanlah berarti Tuhan akan menzalimi mereka. Tetapi itu akibat dari perbuatan mereka sendiri, oleh karena itu, jika terjadi penganiayaan dan kezaliman di antara mereka pada hakikatnya mereka yang menzalimi dirinya sendiri.&lt;br /&gt;Disamping ayat al-Quran banyak sekali hadis yang sampai ke tangan kita yang menjelaskan keadilan Tuhan, seperti hadis yang dinukil dari Rasullah Saw, “Langit dan bumi tercipta berdasarkan keadilan.”&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#a18" name="b18"&gt;[18]&lt;/a&gt; Amirul mukminin As ketika menjawab pertanyaan seseorang tentang makna tauhid dan adil bersabda, “Tauhid adalah engkau tidak membayangkannya (menyerupakan dengan makhluk) dan adil adalah tidak menuduh dan menyangka sesuatu yang tidak layak untukNya.” Demikian juga ketika menyifati Allah Swt, beliau bersabda, “Allah tidak akan pernah mengzalimi hambanya dan menegakkan dan melaksanakan keadilan di antara makhluknya dan berlaku adil dalam pelaksanaan hukumnya.”&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#a19" name="b19"&gt;[19]&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#b6" name="a6"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;[6]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; Barangkali tidak digunakan kata “adl” sesuai dengan makna yang dibahas dalam al-Quran karena “adl” terkadang bermakna “keluar dari jalan lurus” sebagaimana pada ayat pertama surah al-an’am bermakna syirik secara mutlak, artinya “orang –orang kafir mempersekutukan sesuatu dengan tuhan.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#b7" name="a7"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;[7]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; Qs. Yunus: 44.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#b8" name="a8"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;[8]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; Qs. Al-kahfi: 49.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#b9" name="a9"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;[9]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; Qs. Ali Imran: 108.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#b10" name="a10"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;[10]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; Qs. Ali imran: 18.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#b11" name="a11"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;[11]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; Dalam ayat ini, keadilan Ilahi dijelaskan secara mutlak , dengan demikian disamping sebagai bukti atas keadilan takwini Tuhan juga bisa dijadikan bukti untuk keadilan yang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#b12" name="a12"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;[12]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; Qs. Al-mukmin: 62.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#b13" name="a13"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;[13]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; Qs. Al-a’raf: 29.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#b14" name="a14"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;[14]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; Qs. Al-anbiya: 47.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#b15" name="a15"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;[15]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; QsYunus: 4.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#b16" name="a16"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;[16]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; Qs. Al-isra’: 15.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#b17" name="a17"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;[17]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; Qs. At-taubah: 70 dan rum: 9.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#b18" name="a18"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;[18]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; Faydz Kasyoni, Tafsir Shafy, hal. 628.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.al-shia.org/html/id/service/maqalat/01/71.htm#b19" name="a19"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;[19]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt; Nahjul Balagha, khutbah 185.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-8612067632367315747?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/8612067632367315747/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=8612067632367315747' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/8612067632367315747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/8612067632367315747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2008/12/pewangi-keimanan.html' title='Pewangi Keimanan'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/STQKOXzAZaI/AAAAAAAAAGk/wpNEaipzqtk/s72-c/PhotoFunia_d8db8b.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-2937254065111299624</id><published>2008-11-29T17:48:00.000-08:00</published><updated>2008-12-13T21:07:15.654-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DENGAN NAMA ALLAH'/><title type='text'>Oh! Kekasih</title><content type='html'>&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#333333;"&gt;S&lt;/span&gt;ebuah team ahli peneliti Rusia telah menemukan tumpukan kayu bekas kapal Nabi Nuh as. yang di dalamnya terdapat tulisan doa tawassul dengan Nabi Muhammad saw dan Ahlulbaitnya. Mohammad, Ali, Hassan, Hossain, Fatema.&lt;br /&gt;Pada bulan Juli tahun 1951, sebuah team riset Rusia di sekitar gunung Judi di perbatasan Uni Soviet dan Turki secara tidak sengaja, mereka menemukan beberapa kuburan tumpukan kayu-kayu yang telah bobrok yang terssusun secara luar biasa. Di antara tumpukan kayu tersebut ditemukan satu plat kayu yang berukuran sekitar 10 x 14 inci. Pada palat kayu tersebut terukir beberapa kalimat dalam bahasa kuno yang sudah tidak dikenal. Pada tahun 1953 pemerintah Uni Soviet menunjuk sebuah komisi peneliti yang terdiri dari tujuh orang ahli (untuk meneliti penemuan tersebut), mereka menyimpulkan bahwa tumpukan kayu itu adalah bagian bahtera Nabi Nuh—‘alayhi l`salam--yang terkenal itu. Dan kata-kata yang terukir pada plat kayu adalah kata-kata dari bahasa Samani, yaitu suatu bahasa yang sudah sangat tua. Kata-kata tersebut telah diterjemahkan ke dalam bahasa Rusia dan Inggris oleh Prof. N.F. Thomas, seorang ahli bahasa-bahasa kuno dari Manchester, Inggris.&lt;br /&gt;Pada plat kayu itu terdapat ukiran telapak tangan dengan lima jari. Pada kelima jari tersebut terdapat tulisan masing-masing: Muhammad, Ali, Hasan (syabar), Husayn (Syubayr), dan Fathimah. (Di bawahnya terdapat doa tawassul kepada Allah subhanahu wa ta’ala dengan mereka): "Wahai Tuhanku, wahai penolongku, aku berdoa dengan kemurahan-Mu melalui tubuh-tubuh suci yang Engkau ciptakan, mereka terbesar dan termulia, tolonglah aku melalui nama mereka, engkaulah yang mendatangkan cahaya".&lt;br /&gt;Plat kayu itu sekarang terpelihara dengan aman pada&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt; Museum Arkeologi dan Riset, Moscow, Uni Soviet. (Sumber : The Bulletin of The Islamic Center "UNDER SIEGE" P.O. BOX 32343 Wahington D.C. N.W. 20007 Vol. 7 No. 10 Rabi al-Awwal 6, 1408/Oktober 30,1987)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Sumber: RausyanFikr's Site&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-2937254065111299624?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/2937254065111299624/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=2937254065111299624' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/2937254065111299624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/2937254065111299624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2008/11/oh-kekasih.html' title='Oh! Kekasih'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-5703832253430407807</id><published>2008-11-28T06:55:00.000-08:00</published><updated>2008-12-13T21:08:16.437-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keadilan'/><title type='text'>Kurniaan Akal pada Manusia</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/STAHCFrKVpI/AAAAAAAAAGU/O_TP7_MiEik/s1600-h/users01.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273722896115193490" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 38px; CURSOR: hand; HEIGHT: 48px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/STAHCFrKVpI/AAAAAAAAAGU/O_TP7_MiEik/s320/users01.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Apakah Akal Menguasai Tuhan?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;S&lt;/span&gt;ebagian orang mengatakan bahwa, dengan maksud menghentikan permasalahan ini, akal yang kita maksudkan bukan akal manusia, melainkan akal Tuhan sendiri yang memberitahunya untuk tidak melakukan hal yang tidak Dia kehendaki. Jadi Dia tidak dikuasai oleh makhluk ciptaan, tetapi oleh pikirannya sendiri. Jawaban ini dapat, hingga beerapa derajat, diterima oleh orang awam dan tampak meyakinkan. Namun, pada pemikiran yang lebih dalam, kita menyadari bahwa itu bukanlah jawaban yang tepat, pertama karena Tuhan adalah Zat yang sederhana yang di dalamnya tidak terdapat entitas yang disebut pikiran sehingga entitas lain dapat mematuhinya.&lt;br /&gt;Pengetahuan, kekuatan, hidup dan semua Sifat Zat lainnya adalah Esensi-Nya juga zat tunggal dan sederhana dengan satu entitas tunggal saja. Namun, mengatakan bahwa pikirn Tuhan mengeluarkan perintah kepada-Nya akan berarti bahwa ada dua entitas dalam ZatNya: pikiran yang memerintah dan pikiran yang mematuhinya, sementara hal semacam itu mustahil terjadi terhadap Tuhan.&lt;br /&gt;Selanjutnya, fungsi pikiran adalah untuk memahami konsep melalui pemerolehan pengetahuan. Pikiran yang memahami baik dan buruk, dan memerintahkan apa yang harus dilakukan dan yang tidak, adalah sebuah pikiran yang memahami konsep, dan konsep tersebut adalah konsep pengetahuan yang diperoleh, sementara pengetahuan Tuhan adalah intuitif, bukan pengetahuan yang diperoleh. Dengan kata lain, menggunakan kata “pikiran” sehubungan dengan Tuhan adalah sebuah kesalahan. Lalu, apa yang harus kita katakan?&lt;br /&gt;Apakah maksudnya mengatakan bahwa perbuatan yang tidak disetujui oleh pikiran, mustahil dilakukan oleh Tuhan? Itu tidak berarti bahwa perbuatan itu sendiri mustahil, dan tidak berarti bahwa ada pengatur yang perintahnya harus dipatuhi oleh Tuhan, tidak juga bahwa ada kekuatan yang menghentikan perbuatan tersebut, karena dalam kasus tersebut, Tuhan akan diperngaruhi oleh faktor yang menghalangi perbuatanNya, mencegahnya dari berkehendak. Apapun faktor yang mungkin ada, itu berarti bahwa Tuhan berada di bawah pengaruh faktor tersebut, padahal Tuhan adalah Zat yang mustahil berada di bawah pengaruh dari pengaruh apapun. Sesungguhnya, Dialah yang memiliki pengaruh terhadap segala sesuatu, dan tidak akan pernah dipengaruhi.&lt;br /&gt;Untuk menjawab pertanyaan ini, pertama-tama kita harus mengkaji “kehendak”. Apa artinya mengatakan bahwa seseorang “berkehendak” melakukan sesuatu? Ketika ingin melakukan sesuatu perbuatan, bagaimana kita mengkehendakinya? Di dalam diri kita terdapat faktor-faktor yang menarik kita. Mereka mengkristal melalui keinginan kita dan berubah menjadi bentuk khusus, seperti keinginan untuk makan, berbicara, penegasan diri, dan pelbagai keinginan lainnya yang dikenal oleh manusia. Keinginan dan kecenderungan ini mengambil bentuk dalam kondisi dan interaksi material tertentu. Ketiak merasa lapar, sebuah keinginan kuat pada makanan muncul dalam diri kita. Hal yang bersama berlaku untuk keinginan2 kita yang lain yang berkaitan dengan pelbagai naluri kit ayang lain. Ketika keinginan mulai memasuki diri kita, kita memikirkannya untuk melihat apakah ada sesuatu yang mencegah kita dari memenuhinya dan bahwa ia tidak merugikan kita, di dunia ini atau pada hari akhir, baru setelah itu keinginan tersebut dapat dipuaskan. Dengan cara ini, kehendak kita dilaksnakan. Jadi, hakikat kehendak adalah keinginan batin yang terkristalkan, dalam kondisi teretentu, disertai oleh cara pemikiran biasa, dengan mengetahui kerugian dan keuntungannya, sisi baik dan jeleknya, dan lain. Dengan mengetahui bahwa ia menguntungkan dan tidak berbahaya, atau kerugiannya lebih kecil dari manfaatnya, ia mengambil bentuk menjadi keinginan yang membimbing pada pelaksnaannya. Jadi, mustahil terdapat kehendak tanpa adanya keinginan yang diharapkan oleh yang berkehendak.&lt;br /&gt;Di dalam diri setiap wujud terdapat keinginan tertentu yang menyebabkan keinginan untuk memenuhinya. Misalnya, seekor ayam betina tidak berkehendak untuk melahirkan bayi2 dan tidak pernah memikirkan tentangnya [tentu saja, kita tidak mempunyai pengetahuan tentang pikiran seekor ayam, tapi hanya memperkirakan], atau burung pipit yang membangun sarangnya yang menempel pada atap atau di dekatnya, di koridor, dengan bentuk2 teretentu, tetapi tidak pernah berbentuk segi enam, bertentangan dengan lebah yang membangun sarangnya dengan bentuk segi enam.&lt;br /&gt;Naluri khusus dalam makhluk2 ini muncul, di bawah kondisi tertentu dalam bentuk sebuah hasrat dan berakhir dalam pelaksanaan perbuatan. Kehendak kita juga berasal dari hasrat yang ada dalam batin kita, yaitu sesuai dengan keberadaan dan watak kejiwaan kita. Ada makhluk-makhluk yang hidup dengan makanan tertentu yang kita tidak pernah berhasrat mendapatkannya, bahkan, kita merasakan tolakan pada saat melihat makanan semacam itu untuk dimakan. Anda mungkin telah melihat babi-babi yang memakan kotorannya dan tidak menyukai makanan, dengan nafsu makan yang besar sedemikian rupa sehingga sangat menjijikkan bagi kita. Sebagian binatang lainnya merasakan bahwa sangat lezat memakan makanan yang busuk dan berbau tidak sedap.&lt;br /&gt;Seandainya mengenal bahasa mereka, kita akan mendengar nada bibir mereka, yang mengatakan, “Betapa Lezatnya Makanan Ini!” sebaliknya, kita dipenuhi rasa muak melihat pemandangan tersebut. Kita tidak pernah berharap mendapatkan makanan seperti itu, meskipun makanan itu cocok dengan hewan2 tersebut. Mengapa kita tidak pernah berkehendak memakan makanan yang busuk, kotor, dan berbau tidak sedap, tidak juga melakukan perbuatan yang memalukan dan tercela? Karena ia tidak berada dalam keselarasan dengan wujud kita. Naluri kita tidak tertarik pada perbuatan-perbuatan semacam itu. Ada sebuah kehendak ketika ada dorongan, meskipun dorongan ini masih tetap samar-samar hingga kondisi tertentu diperoleh dan kehendak tersebut muncul. Jika merasa tidak ada kecenderungan terhadap sesuatu, kit tidak akan melakukannya, hal yang sama adalah kita tidak pernah berkehendak untuk berbagi makanan dengan seekor babi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Oleh karena itu, tidak ada kehendak yang terjadi tanpa sebuah persiapan dan penyebab. Kehendak memiliki unsur naluriah, daya tarik batin, yang, dibawah kondisi tertentu, mengambil bentuk dan berubah menjadi sebuah hasrat, yang menyebabkan kita berkehendak melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;Secara singkat, tidak ada kehendak yang mungkin dilakukan tanpa adanya kesesuaian antara perbuatan tersebut dan pelakunya. Harus ada semacam kecocokan antara yang berkehendak dan sesuatu yang dia kehendaki. Kecocokan ini timbul dalam bentuk kecenderungan, yang, pada gilirannnya dan pada kondisi tertentu, berubah menjadi sebuah kehendak. Namun, sehubungan dengan Tuhan ketika kita mengatakan bahwa Dia, yang Mahaagung, berkehendak melakukan sesuatu, perbuatan tersebut harus pantas dilakukan olehNya. Namun, bukan berarti bahwa pertama-tama harus ada kecenderungan dalam diriNya, kemudian ia menjadi semakin kuat hingga menjadi hasrat, kemudian Dia mempertimbangkannya untuk menganggapnya sebaiknya dilakukan atau tidak, karena metode semacam ini menjadi milik sesuatu yang mungkin—sesuatu yang kurang informasi, lemah, miskin, dan lain-lain. Tuhan tidak dipengaruhi oleh kejadian-kejadian dan faktor-faktor dari luar, atau dibawah pelbagai pengaruh, atau ketidak tahuan, sedemikian rupa sehingga Dia mungkin ingin memahami sesuatu dengan cara memikirkannnya. Gagasan ini tidak tepat sehubunagn dengan Tuhan.&lt;br /&gt;Kehendak Tuhan dihubungkan dengan perbuatan yang sesuai dan cocok denganNya—sebuah kenyataan yang merupakan aspek kesempurnaanNya, artinya pelbagai kenyataan yang sempurna adalah aspek Kesempurnaan Mutlak Tuhan, karena Dia adalah Zat Sempurna Yang Tidak Terbatas. Segala sesuatu yang memiliki aspek kesempurnaan sebanding dengan Zat Tuhan, dna memperoleh keridhoaanNya dalam proporsi terhadap sejumlah kesempunaannya. Namun, mengenai aspek-aspek ketidaksempurnaan, kesalahan, cacat, sifat buruk, dan ketiadaan [yang seluruhnya sesungguhnya berasal dari ketiadaan], disebabkan oleh keberadaan mereka yang demikian, tidka dikehendaki oleh Tuhan. Tuhan adalah sempurna, menyukai kesempurnaan, dan KehendakNya termasuk sesuatu yang memiliki aspek kesempurnaan. Tuhan tidak menyukai perbuatan buruk, dengan demikian, KehendakNya tidak pernah menyangkut perbuatan buruk. Mengapa? Karena hal itu tidak sesuai denganNya. Jawaban in imembuatnya jelas, mengapa Tuhan tidak berkehendak melakukan sesuatu. Hal ini karena sesuatu tersebut tidak memiliki aspek kesempurnaan. Jika memiliki aspek kesempurnaan, hal itu mungkin, disebabkan aspek tersebut, suatu perbuatan dikehendaki oleh Tuhan.[&lt;/span&gt;]&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-5703832253430407807?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/5703832253430407807/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=5703832253430407807' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/5703832253430407807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/5703832253430407807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2008/11/kurniaan-akal-pada-manusia.html' title='Kurniaan Akal pada Manusia'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/STAHCFrKVpI/AAAAAAAAAGU/O_TP7_MiEik/s72-c/users01.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-1540401293603312486</id><published>2008-11-28T06:46:00.000-08:00</published><updated>2008-12-13T21:08:50.450-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keadilan'/><title type='text'>Sebab Dan Musabab</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/STAFIwkG_FI/AAAAAAAAAGM/lzDgMQLUbj8/s1600-h/Masjid+Negara+7.50pm.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273720811684297810" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/STAFIwkG_FI/AAAAAAAAAGM/lzDgMQLUbj8/s320/Masjid+Negara+7.50pm.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;K&lt;/span&gt;etika mengatakan bahwa Tuhan dapat melakukan sesuatu, kita maksudkan bahwa jika menghendaki, Dia akan melakukannya, dan jika tidak, Dia tidak akan melakukannya. Jadi ketika membandingkan konsep kemampuan dengan konsep kehendak, kita menyadari bahwa segala kehendak lebih terbatas dibandingkan segala kemampuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah contoh sederhana: Anda dapat berbicara atau tetap diam pada suatu saat, artinya, Anda memiliki kemampuan untuk melakukan keduanya. Jika ingin berbicara, Anda akan berbicara dan jika tidak ingin berbicara, Anda akan tetap diam. Jadi, kekuatan Anda meliputi keduanya. Namun yang manakah yang akan Anda kehendaki? Anda menghendaki salah satu darinya. Anda menghendaki, baik untuk berbicara maupun tetap diam. Jadi, kekuatan Anda lebih luas daripada kehendak Anda, karena kemampuan meliputi, baik aksi maupun nonaksi, sementara kehendak hanya meliputi salah satu dari keduanya, baik aksi maupun nonaksi. Seseorang memmiliki kemampuan untuk melakukan sesuatu atau tidak melakukannya pada waktu yang bersamaaa, tetapi dia tidak dapat menghendaki eksistensi dan noneksistensi dari sesuatu pada waktu yang sama. Jadi, jika membandingkan kemampuan dan kehendak, kita menyadari bahwa jangkauan kehendak lebih terbatas daripada jangkauan kemampuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga, Tuhan tidak menghendaki semua yang dapat saja dilakukan-Nya. Pelbagai hal dapat dilakukan-Nya, tetapi Dia tidak ingin melaukannya. Di sini orang mungkin bertanya, apa yang membatasi kehendak Tuhan, sehingga dia tidak menghendaki segala sesuatu? Kadang kala terjadi bahwa kehendak tidak ada hubungannya dengan melakukan atau tidak melakukan perbuatan, karena alasan sederhana, bahwa meletakkan dua hal ini secara bersamaan akan menyebabkan kontradiksi dan sebuah kemustahilan, seperti menghendaki eksistensi matahari dan tidak adanya matahari pada waktu yang sama. Jelaslah bahwa hal seperti itu mustahil terjadi. Namun terdapat hal-hal lain yang, meskipun tidak mustahil, tidak Tuhan kehendaki. Mengapa? Apa yang menghalangi kehendak Tuhan dari menghendaki hal-hal tertentu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali Anda pernah mendengar bahwa sebagian ilmuwan teologi mengatakan bahwa “Timbulnya perbuatan buruk dari Tuhan adalah mustahil” Hal ini tepat seperti apa yang telah kita katakan. Namun, pertanyaan pokoknya adalah “Apakah Tuhan tidak mampu menghasilkan perbuatan yang buruk?” Kita mengetahui bahwa kemampuan-Nya adalah tidak terbatas, dan bahwa Dia dapat melakukan apapun yang mungkin dilakukan. Namun tidak semua yang berada dalam kemampuannnya dikehendaki. Kehendak Tuhan tidak meliputi hal-hal tertentu. Dia tidak ingin melakukan perbuatan- perbuatan tertentu. Dia tidak ingin memasukkan orang yang melakukan kejahatan ke dalam surga. Mengapa? Jika Dia melakukannya, apa yang akan terjadi? Mengapa kehendak Tuhan tidak meliputi perbuatan ini? Banyak hal lain yang tidak dikehendaki oleh Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban sederhana yang dikemukakan sehubungan dengan hal ini adalh bahwa akal mengatakan perbuatan ini jahat, karenanya, Tuhan tidak ingin melakukan dan tidak menghendakinya. Tentu saja, tujuan yang nyata dapat muncul di sini: Apakah Tuhan menerima perintah dari akal? Akal merupakan salah satu makhluk-Nya; Apakah Dia menciptakannnya untuk mengeluarkan perintah kepadaNya, dan menulisksan daftar perintah kepadaNya? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-1540401293603312486?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/1540401293603312486/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=1540401293603312486' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/1540401293603312486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/1540401293603312486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2008/11/sebab-dan-musabab.html' title='Sebab Dan Musabab'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/STAFIwkG_FI/AAAAAAAAAGM/lzDgMQLUbj8/s72-c/Masjid+Negara+7.50pm.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-1782864197437386370</id><published>2008-11-10T07:11:00.000-08:00</published><updated>2008-11-10T07:17:19.541-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ushuluddin'/><title type='text'>Hasil Keimanan</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SRhQZFYWA9I/AAAAAAAAAF8/AGpJ57sVmKw/s1600-h/1_379472656l.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267048156081030098" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SRhQZFYWA9I/AAAAAAAAAF8/AGpJ57sVmKw/s320/1_379472656l.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Seseorang akan mengetahui pasti bahwa seluruh perbuatannya senantiasa berada di bawah pengawasan Allah., sembari meyakini pula bahwa tak satupon dari amal perbuatannya akan musnah, dan semua usahanya akan diganjar Allah dengan syurga dan 'ridhwan'(kerelaan Allah). Bahkan, sekalipon ia hanya memiliki niat semata dan tidak berusaha, Allah tetap akan menganugerahkan pahala dan ganjaran kepadanya. Seseorang yang mengetahui semua itu pasti akan menjalani kehidupan yang penuh semangat dan cinta.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-1782864197437386370?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/1782864197437386370/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=1782864197437386370' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/1782864197437386370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/1782864197437386370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2008/11/hasil-keimanan.html' title='Hasil Keimanan'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SRhQZFYWA9I/AAAAAAAAAF8/AGpJ57sVmKw/s72-c/1_379472656l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-5534682956862157163</id><published>2008-11-08T07:38:00.001-08:00</published><updated>2008-11-08T07:39:35.822-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TASKKA'/><title type='text'>Taufik</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SRWyqLJ65SI/AAAAAAAAAE0/-GRD7gusun8/s1600-h/1_482059970l.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266311776898311458" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 206px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SRWyqLJ65SI/AAAAAAAAAE0/-GRD7gusun8/s320/1_482059970l.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Sesuatu yang paling agung yang turun dari langit adalah taufik. dan sesuatu yang paling agung yang naik dari bumi adalah ikhlas. Dan sesuatu yang semua orang memerlukannya adalah taufik juga. Taufik adalah sebaik-baik penuntun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-5534682956862157163?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/5534682956862157163/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=5534682956862157163' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/5534682956862157163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/5534682956862157163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2008/11/taufik.html' title='Taufik'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SRWyqLJ65SI/AAAAAAAAAE0/-GRD7gusun8/s72-c/1_482059970l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-9020994575486706207</id><published>2008-11-06T09:16:00.000-08:00</published><updated>2008-11-06T09:19:19.851-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ushuluddin'/><title type='text'>MADZHAB CINTA</title><content type='html'>Dasar ajaran Islam adalah Cinta. Imam Muhammad al-Baqir as berkata, ““Agama adalah cinta dan cinta adalah agama” (Nur ats-Tsaqalain 5 : 285)&lt;br /&gt;Para Imam Ahlul Bait sendiri menjadikan Cinta sebagai sebuah keyakinan agama.&lt;br /&gt;Allah SwT berfirman, “Katakanlah (Hai Muhammad kepada manusia): ‘Jika kamu (benar-benar mencintai Allah maka ikutilah aku (Muhammad) niscaya Allah mencintaimu pula serta mengampuni dosa-dosamu” (al-Quran Surah 3 : 31)&lt;br /&gt;Jika Anda benar-benar mencintai Allah maka ikutilah sunnah Rasulullah, ikutilah ajaran-ajaran beliau dan jangan Anda menyimpang dari sunnah Rasul-Nya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kitabnya Al-Kabir, Thabrany dan ar-Rafi’iy dan Ahmad bin Hanbal di dalam Musnadnya, diriwayatkan bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Barangsiapa senang hidup seperti hidupku dan mati seperti matiku, dan ingin mendapatkan Surga Eden yang dibangun Tuhanku, maka sepeninggalku hendaklah ia berwali (menjadikan pemimpin) kepada Ali dan hendaknya ia mengikuti pimpinan yang yang diangkat Ali dan meneladani para Ahlul Baitku. Mereka itu (Ahlul Baitku) adalah keturunanku. Mereka diciptakan dari darah dagingku dan dikarunia pemahaman dan ilmuku. Celakalah umatku yang mendustakan keutamaan mereka dan memutuskan hubungan denganku melalui mereka. Allah tidak akan menurunkan syafa’at kepada orang-orang seperti itu!”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-9020994575486706207?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/9020994575486706207/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=9020994575486706207' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/9020994575486706207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/9020994575486706207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2008/11/madzhab-cinta.html' title='MADZHAB CINTA'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-183400181055574920</id><published>2008-11-06T08:12:00.000-08:00</published><updated>2008-11-06T08:20:46.057-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ushuluddin'/><title type='text'>Misi Para Nabi</title><content type='html'>&lt;span style="color:#663333;"&gt;Misi para nabi ditujukan untuk menjaga agar perasaan manusia yang pada hakikatnya bersifat lembut tidak sampai dijejali berbagai modus kebohongan (kekeliruan). Sebagaimana seorang ibu pengasuh yang tidak akan pernah membiarkan seorang anak lapar-demi menghilangkan rasa laparnya-menyantap makanan secara sembarangan. Sejarah menunjukkan bahwa mereka yang tidak berada di bawah bimbingan para nabi akan terjerumus ke dalam berbagai macam 'khurafat' (penyelewangan).&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-183400181055574920?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/183400181055574920/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=183400181055574920' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/183400181055574920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/183400181055574920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2008/11/misi-para-nabi.html' title='Misi Para Nabi'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-3835214828503627352</id><published>2008-11-02T10:06:00.000-08:00</published><updated>2008-11-02T10:10:30.337-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TASKKA'/><title type='text'>Kota Ilmu</title><content type='html'>&lt;span style="color:#333399;"&gt;Sayyidina 'Ali k.w. berkata: "Wahai manusia, bertanyalah kepadaku sebelum kalian kehilangan aku. Sesungguhnya aku ini lebih mengetahui jalan-jalan langit daripada jalan-jalan bumi. Bahkan, aku mengetahui sebelum bencana ini terjadi dan menghempaskan impian-impian umat ini."&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-3835214828503627352?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/3835214828503627352/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=3835214828503627352' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/3835214828503627352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/3835214828503627352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2008/11/kota-ilmu.html' title='Kota Ilmu'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-8104668014945356227</id><published>2008-10-28T00:49:00.000-07:00</published><updated>2008-10-28T01:28:25.175-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Yudas Iskariot'/><title type='text'>Hawariyyun &amp; Yesus</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SQbNFXnJmUI/AAAAAAAAAD4/9sMBXUNKzUE/s1600-h/090920081874-001.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5262118706750265666" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SQbNFXnJmUI/AAAAAAAAAD4/9sMBXUNKzUE/s320/090920081874-001.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Tujuan utama pemberitaan Al-Kuran adalah untuk menceritakan kembali tentang pilihan yang telah diambil 'Hawariyyun' ketika dihadapkan pada suatu kondisi yang sangat sulit. Saat itu, 'Hawariyyun' telah diminta untuk menunjukkan komitmen iman dan kesetiaan di dalam merespon permintaan yang telah disampaikan oleh Isa as. Jawaban 'Hawariyyun' dalam Al-Kuran yang menyatakan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;...Para hawariyyun (sahabat-sahabat setia) menjawab: Kamilah penolong-penolong (agama) Allah. Kami beriman kepada Allah; dan saksikanlah bahawa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berserah diri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Ya Tuhan kami, kami telah beriman kepada apa yang telah Engkau turunkan dan telah kami ikuti rasul, karena itu masukkanlah kami ke dalam golongan-golongan orang-orang yang menjadi saksi (tentang keesaan Allah). (QS. Ali 'Imran: 52-53)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Membuktikan bahwa Al-Kuran sebenarnya membantah tuduhan kitab-kitab Injil yang menyatakan bahwa murid-murid Yesus telah kabur pada saat Yesus memerlukan bantuan mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Injil Meriwayatkan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri. (Markus 14: 50)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Tapi semua ini terjadi supaya genap yang ada tertulis dalam kitab nabi-nabi. Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri. (Matius 26: 56)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu diceraiberaikan masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri. Namun Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku. (Yohanes 16: 32)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Sedangkan mengenai pengkhianatan Yudas Iskariot, kitab-kitab Injil meriwayatkan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Ia berkata:" Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?" Mereka membayar tiga puluh wang perak kepadanya. Dan mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus. (Matius 26: 14-16)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Kata 'hawariyyun' dalam Al -Kuran sebenarnya tidak terkait dengan hal-hal yang bersifat materialistik (menerangkan pakaian atau latar sosial mereka), tapi untuk menjelaskan kembali tentang kepribadian mereka yang suci dan bersih dari segala tuduhan umat Yahudi dan Kristian. Kata 'Hawariyyun' yang berasal dari akar kata 'Huur' sebenarnya pernah disebut dalam Al-Kuran ketika menjelaskan tentang keindahan dari pasangan hidup manusia di surga seperti pada pernyataan firman Allah berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Demikianlah. Dan Kami berikan kepada mereka bidadari. (QS. ad-Dukhan: 54)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Bidadari-bidadari yang jelita,puteh bersih dipinggit dalam rumah. (QS. ar-Rahman: 72)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Kata 'Huur' pada ayat di atas sebenarnya tidak pernah ditujukan untuk menerangkan tentang uraian-uraian fisik dari pasangan hidup manusia di syurga. kata 'Huur' adalah penjelasan tentang sifat dan kondisi pasangan-pasangan hidup manusia di syurga yang sangat berbeda dari cara pandang serta pemahaman manusia tentang keindahan yang disediakan oleh Allah di dalamnya. Syurga adalah tempat yang disucikan Allah, maka segala makhluk yang ada di dalamnya adalah suci dalam erti yang sebenar. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-8104668014945356227?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/8104668014945356227/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=8104668014945356227' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/8104668014945356227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/8104668014945356227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2008/10/hawariyyun-yesus.html' title='Hawariyyun &amp; Yesus'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SQbNFXnJmUI/AAAAAAAAAD4/9sMBXUNKzUE/s72-c/090920081874-001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-6045840849794144422</id><published>2008-10-24T05:01:00.000-07:00</published><updated>2008-10-24T05:11:47.666-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Murtadha Muthahhari'/><title type='text'>Akal dan syurga</title><content type='html'>&lt;span style="color:#999900;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#000000;"&gt;M&lt;/span&gt;anusia, dalam pandangan islam, selalu dikaitkan dengan suatu kisah tersendiri. Di dalamnya, manusia tidak semata-mata digambarkan sebagai haiwan tingkat tinggi yang berkuku pipih, berjalan dua kaki, dan pandai berbicara. Lebih dari itu, menurut Al Kuran, manusia lebih luhur dan ghaib daripada apa yang dapat didefinasikan oleh kata-kata tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#999900;"&gt;   Dalam Al Kuran, manusia berulang-ulang diangkat derajatnya, berulang-ulang pula direndahkan. Mereka dinobatkan jauh mengungguli alam syurga, bumi, dan bahkan para malaikat; tetapi, pada saat yang sama, mereka bisa tak lebih beerti dibandingkan dengan setan terkutuk dan binatang jahanam sekalipon. Manusia dihargai sebagai makhluk yang mampu menaklukkan alam, namun bisa juga mereka merosot menjadi &lt;span style="color:#666666;"&gt;"yang paling rendah dari segala yang rendah".&lt;/span&gt; Oleh karena itu, makhluk manusia sendirilah yang harus menetapkan sikap dan menentukan nasib akhir mereka sendiri.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-6045840849794144422?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/6045840849794144422/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=6045840849794144422' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/6045840849794144422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/6045840849794144422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2008/10/akal-dan-syurga.html' title='Akal dan syurga'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-4134441144257174689</id><published>2008-10-23T19:56:00.000-07:00</published><updated>2008-10-23T20:25:05.869-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Yudas Iskariot'/><title type='text'>Injil Barnabas</title><content type='html'>&lt;span style="color:#003300;"&gt;Dan karena ucapan mereka: " Sesungguhnya Kami telah membunuh al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah"' padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikut persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;(QS. an-Nisa': 157)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;Sebahagian 'mufassirin'[5] Islam telah menafsirkan Al-Kuran dengan mengkonfirmasikan tuduhan serupa, iaitu dengan mengatakan bahwa Yudas Iskariot (salah seorg dari 12 orang murid(hawariyyun) Isa a.s-&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;penterjemah&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;) adalah pengkhianat. Menurut mereka, argumen ini telah diperkuatkan dengan ditemukannya sebuah dokumen kuno yang disebut Injil Barnabas yang penyusunnya mengaku sebagai salah sorang dari dua belas murid pilihan Yesus, tapi sesuai dengan persaksian dalam injilnya sendiri bahwa dia sebenarnya "bukan seorang saksi mata" pada saat peristiwa itu terjadi:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;Tapi aku tidak mengetahui apa yang terjadi atas diri Yudas, karena aku tidak menyaksikan segala sesuatunya. (Barnabas 221: 4)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#000099;"&gt;[5] Ibnu Katsir, Tafsir 2: 431; Fakhrurrazi, Tafsir al-Kabir 12:100; Sayid Qutb, Fi Zilalil Qur'an 6:18.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-4134441144257174689?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/4134441144257174689/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=4134441144257174689' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/4134441144257174689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/4134441144257174689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2008/10/injil-barnabas.html' title='Injil Barnabas'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-7137995256444681763</id><published>2008-10-23T18:56:00.000-07:00</published><updated>2008-10-23T20:18:23.233-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MINHAJUL ABIDIN'/><title type='text'>Akal dan Hati</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SQEvnrAP4hI/AAAAAAAAACo/6K0q8I2QgVk/s1600-h/Saya+menyeru+pada+semua+kaum+ibu..+agar+memakai+jilbab!.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260538198350619154" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SQEvnrAP4hI/AAAAAAAAACo/6K0q8I2QgVk/s320/Saya+menyeru+pada+semua+kaum+ibu..+agar+memakai+jilbab!.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#336666;"&gt;"Aku Kehilangan iman kerana tiga sebab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#336666;"&gt;Aku suka mengadu domba/memfitnah. Aku mengatakan kepada teman-temanku berlainan dengan yang aku katakan kepada tuan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#336666;"&gt;Aku mendengki dan iri hati terhadap teman-temanku.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#336666;"&gt;Ketika sakit, aku pergi ke doktor untuk menanyakan penyakitku. Kemudian, doktor memberikan resepi, agar aku meminum arak setiap tahun bagai obat. Kata doktor, jika aku tidak meminumnya, penyakitku tidak akan sembuh. Kerana itu aku meminum arak."&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-7137995256444681763?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/7137995256444681763/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=7137995256444681763' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/7137995256444681763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/7137995256444681763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2008/10/akal-dan-hati.html' title='Akal dan Hati'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SQEvnrAP4hI/AAAAAAAAACo/6K0q8I2QgVk/s72-c/Saya+menyeru+pada+semua+kaum+ibu..+agar+memakai+jilbab!.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-3767718365952435109</id><published>2008-10-23T13:51:00.000-07:00</published><updated>2008-10-23T14:06:32.911-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Murtadha Muthahhari'/><title type='text'>Jiwa Manusia</title><content type='html'>&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;      Al-Quran menyebutkan jiwa manusia sbagai suatu sumber khas pengetahuan. Menurut Al-Quran, seluruh alam raya ini merupakan manifestasi Allah. Di dalamnya terdapat tanda-tanda serta berbagai bukti untuk mencapai kebenaran. Al-Quran mendefinasikan dunia eksternal sebagai &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;al-ayat &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;dan dunia internal sebagai jiwa; dan dengan cara ini mengingatkan kita akan pentingnya jiwa manusia. Ungkapan, tanda-tanda, dan jiwa-jiwa itu di dalam kepustakaan Islam bersumber dari pernyataan berikut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;     &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Kami akan tunjukkan kepada mereka tanda-tanda Kami dari yang terbentang di horizon ini dan dari jiwa mereka sndiri, sehingga tahulah mereka akan kebenaran itu.&lt;/span&gt; (Fushshilat [41]: 53)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Kant, filosof Jerman itu, dalam salah satu pernyataan yang tersohor dan dipahatkan dalam batu nisannya, berkata: &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffff00;"&gt;"ada dua hal yang memenuhi pikiran dengan keajaiban yang senantiasa bertambah dan yang semakin sering menarik pikiran ke arahnya: langit yang bertabur bintang di atasku dan hukum moral dalam hatiku."&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-3767718365952435109?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/3767718365952435109/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=3767718365952435109' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/3767718365952435109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/3767718365952435109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2008/10/jiwa-manusia.html' title='Jiwa Manusia'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-1461938373529583798</id><published>2008-10-23T02:22:00.000-07:00</published><updated>2008-10-23T02:47:39.049-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Firman Yesus'/><title type='text'>Bukan Manusia Biasa</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SQBFan6_zwI/AAAAAAAAACg/z2jJCksFShQ/s1600-h/Allah.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260280688464088834" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 128px; CURSOR: hand; HEIGHT: 128px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SQBFan6_zwI/AAAAAAAAACg/z2jJCksFShQ/s320/Allah.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;Anda bisa menyebutnya &lt;span style="color:#ff6666;"&gt;Yesus&lt;/span&gt; atau &lt;span style="color:#ff6666;"&gt;Isa&lt;/span&gt;. Anda berhak menggelarinya &lt;span style="color:#ff6666;"&gt;Messiah&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#ff6666;"&gt;Kristus &lt;/span&gt;atau &lt;span style="color:#ff6666;"&gt;al-Masih&lt;/span&gt;. Anda bebas untuk meyakininya diangkat ke langit maupun disalib. Itu terserah Anda. Yang jelas, putra &lt;span style="color:#ff6666;"&gt;Sang Perawan &lt;/span&gt;ini benar-benar &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;'luar biasa'&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt; &lt;/span&gt;karena menjadi &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;'sengketa abadi'&lt;/span&gt; yang diperebutkan oleh dua agama besar. Ia diperebutkan bukan karena benturan cinta dan benci, namun karena ia muara cinta yang berlainan arah. &lt;span style="color:#ff6666;"&gt;Sang Gembala dari Nazareth &lt;/span&gt;ini, karena mampu menghidupkan orang mati,me-&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;melek&lt;/span&gt;-kan buta dan menghapus kusta, diyakini sebagai &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;'Roh Tuhan' &lt;/span&gt;atau &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;'anak'&lt;/span&gt;-Nya. Kita tidak mengajak Anda berpindah agama, tapi hanya mengajak Anda untuk tidak memandang &lt;span style="color:#ff6666;"&gt;Yesus&lt;/span&gt; dan &lt;span style="color:#ff6666;"&gt;Maryam&lt;/span&gt; yang melahirkannya sebagai manusia biasa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;strong&gt;"Salam sejahtera atasnya pada hari kelahiran, hari wafat dan hari dibangkitkan hidup"&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-1461938373529583798?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/1461938373529583798/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=1461938373529583798' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/1461938373529583798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/1461938373529583798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2008/10/firman-yesus.html' title='Bukan Manusia Biasa'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_auKxFsR8RfI/SQBFan6_zwI/AAAAAAAAACg/z2jJCksFShQ/s72-c/Allah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-2306219762200465904</id><published>2008-10-22T11:54:00.000-07:00</published><updated>2008-10-24T02:05:16.823-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Murtadha Muthahhari'/><title type='text'>Simpulan Makrifat</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Kasadaran Kemanusiaan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;Istilah ini berarti kasadaran akan diri seseorg dlm kaitannya dengan seluruh umat manusia. Ia ditanamkan ataz dasar prinsip bahwa seluruh manusia mbentuk satu kesatuan faktual dan mereka semua mmiliki satu 'nurani insani bersama'---- filantropi dan ras kemanusiaan merupakan hal yg pasti ada pada diri seluruh insan. sa'adi berkata:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#33cc00;"&gt;Anak-anak Adam laksana anggota tubuh;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#33cc00;"&gt;Sebab mereka tercipta dari lempung yang sama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#33cc00;"&gt;Jika satu bagian telanda lara,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#33cc00;"&gt;Yang lain menderita resah hebat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#33cc00;"&gt;Engkau yang lain ingkar derita manusia,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#33cc00;"&gt;Tak pantas bernama "manusia&lt;/span&gt;"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s302.photobucket.com/albums/nn103/pakoz_photos/?action=view&amp;current=2885808100-64289010.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i302.photobucket.com/albums/nn103/pakoz_photos/2885808100-64289010.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-2306219762200465904?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/2306219762200465904/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=2306219762200465904' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/2306219762200465904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/2306219762200465904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2008/10/simpulan-makrifat.html' title='Simpulan Makrifat'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6659341198785119637.post-7076293304480681624</id><published>2008-10-22T05:05:00.000-07:00</published><updated>2008-10-22T05:31:50.761-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Murtadha Muthahhari'/><title type='text'>Manusia Dan Agama</title><content type='html'>&lt;span style="color:#333333;"&gt;Dunia kita adalah dunia perubahan dan pergantian, tak ada ssuatu yg tetap d dalamnya. Segalanya akan snantiasa berubah, memudar, dan setelah itu mati.Seperti itu pulakah agama? Adakh kurun ttentu bagi agama sehingga, jika ia tlah lewat, usia agama pon akan berakhir? Ataukah keadaannya tdak spt itu? Akankh ia ttap lestari di tengah-tengah manusia sehingga seandainya muncul gerakan yang mmerangi ataupn brusaha mghabisinya, gerakan spt itu psti tdk akan bhasil? Bahkan, agamalah yg tetap hidup, tak terpadamkan, dan tetap berdetak, lalu muncul lg dn menyatakan khadirannya dalam bbagai rupa lain, segera stelah itu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;Will Durant, penulis yg tdak pcaya kpd agama mana pun, mngatakn dlm bahasannya mengenai sjarah dan agama:&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;" Agama mmiliki seratus jiwa. Sgala ssuatu jka tlah d bunuh pd kali ptama itu pun ia sdah mati utk slama2nya, kecuali agama. Skiranya ia sratus kali d bunuh, ia akan mncul lagi dn kmbali hdup stelah itu."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333333;"&gt;be continue-&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6659341198785119637-7076293304480681624?l=3kalimat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://3kalimat.blogspot.com/feeds/7076293304480681624/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6659341198785119637&amp;postID=7076293304480681624' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/7076293304480681624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6659341198785119637/posts/default/7076293304480681624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://3kalimat.blogspot.com/2008/10/manusia-dan-agama.html' title='Manusia Dan Agama'/><author><name>Zone 14</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08128739604992528469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='13' src='http://1.bp.blogspot.com/-HXRy6ASXoEo/TjuwHEzbPAI/AAAAAAAAApE/vde8r8n3O28/s220/IMG_8037.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
